Terkubur Dua Hari di Gedung Runtuh, Remaja Ini Selamat

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Februari 2019 17:35:39
Gedung yang runtuh

KANALSUMATERA.com - Tim penyelamat di kota Istanbul, Turki berhasil menarik keluar seorang bocah remaja hidup-hidup dari sebuah bangunan tempat tinggal yang runtuh setelah terkubur hampir dua hari. Sebuah blok apartemen delapan lantai runtuh di distrik kota Kartal, Istanbul, pada Rabu sore.

Para pejabat mengatakan jumlah korban tewas resmi telah meningkat menjadi 14. Hampir selusin orang masih diperkirakan hilang. Tim penyelamat telah mencari sepanjang malam untuk menemukan korban yang masih hidup di dalam reruntuhan kompleks.

Bocah 16 tahun itu ditemukan hidup pada hari Jumat setelah penyelamat mendengarnya memanggil meminta bantuan dari dalam reruntuhan.

Penyelamatan terjadi satu hari setelah seorang gadis berusia lima tahun juga berhasil diselamatkan dari reruntuhan.

"Sejauh ini 14 rekan warga kami telah hilang dan 14 orang lainnya telah dikeluarkan dari puing-puing hidup-hidup," ujar Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan pada konferensi pers seperti dikutip dari BBC, Sabtu (9/2/2019).

Beberapa bangunan di sekitar lokasi runtuhan telah dievakuasi pada hari Kamis karena alasan keamanan, karena penyelidikan terkait runtuhnya gedung apartemen itu terus berlanjut.

Gubernur kota itu mengatakan bahwa tiga lantai teratas gedung itu dibangun secara ilegal. Sebuah bengkel tekstil juga telah beroperasi di dalam gedung tanpa lisensi.


Insiden ini telah memicu kritik di Turki tentang peraturan bangunan yang dijalankan dengan buruk. Surat kabar oposisi telah mengecam undang-undang baru-baru ini yang diberlakukan oleh pemerintah Turki yang memberikan status resmi untuk konstruksi ilegal.

Undang-undang itu memungkinkan warga negara untuk melegalkan properti tanpa izin berdasarkan peraturan "Perdamaian Zonasi".

Salah satu tajuk utama, di surat kabar oposisi, Cumhuriyet, mengatakan: "Mereka diampuni, warga negara meninggal". Sdo/Kso

Lainnya
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Ambil Sikap
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Ambil Sikap
Trump Larang Terbang Semua Boeing 737 MAX di AS
Kesehatan Mental Warga AS Buruk di Bawah Pemerintahan T
Nyawanya Terancam, Seorang Wanita Arab Saudi Batal Dide
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan