Babak Baru Politik Thailand, Adik Sang Raja Maju Jadi PM Melalui Partai Pro Thaksin
KANALSUMATERA.com - Kondisi politik negara Thailand kembali memanas ketika Putri Ubolratana yang merupakan anak sulung dari Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, tiba-tiba menyampaikan hasrat politik untuk bertarung sebagai perdana menteri. Langkahnya yang tiba-tiba untuk terjun ke dunia politik tersebut di luar tradisi kerajaan.
Paling mengejutkan adalah ketika Ubolratana maju melalui Thailand Raksa Chart Party, partai populis yang setia kepada mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang digulingkan. Bahkan niatan politik itu ditentang oleh adiknya, Raja Maha Vajiralongkorn.
Ubolratana tak memberi komentar sedikitpun tentang pencalonannya sebagai perdana menteri. Terlebih, rencananya untuk maju menjadi kandidat perdana menteri lewat Thailand Raksa Chart Party, partai populis yang setia kepada mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang digulingkan, ditentang oleh adiknya, Raja Maha Vajiralongkorn.
Raja Maha Vajiralongkorn dengan cepat mengisyaratkan ia menentang rencana itu. Kemungkinan itu akan mengarah kepada diskualifikasinya.
Komisi Pemilihan, yang mengawasi pemilihan-pemilihan pertama sejak kudeta militer 2014 yang menggulingkan pemerintahan pro-Thaksin, mengatakan pihaknya akan mengeluarkan keputusan mengenai isu tersebut pada Senin. Pencalonan seorang anggota keluarga kerajaan oleh kekuatan pro-Thaksin merupakan langkah berani, yang berpotensi meremehkan musuh-musuh Thaksin yang setia kepada kerajaan, dan menyiapkan pertarungan dalam pemilihan dengan Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, yang memimpin kudeta 2014 dan memimpin pemerintahan militer.
Raja Vajiralongkorn telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait ketidaksetujuannya atas langkah yang diambil oleh Ubolratana ini. Menurut Raja Vajiralongkorn, langkah sang kakak terjun ke dunia politik dapat mengancam tradisi kerajaan yang telah berlangsung lama.
"Keterlibatan anggota peringkat atas keluarga kerajaan dalam politik, dengan cara apapun, merupakan suatu tindakan yang menyalahi tradisi, adat istiadat dan budaya negara ini," ungkap Raja Vajiralongkorn dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Kerajaan Thailand pada Jumat (8/2) seperti dilansir SBS.
Oleh karena itu, Raja Vajiralongkorn mengatakan langkah yang diambil oleh sang kakak sangat tidak pantas. Menurut Raja Vajiralongkorn, anggota keluarga kerajaan Thailand tak seharusnya terlibat dalam politik.
Tak adanya restu dari sang raja diperkirakan akan menghambat langkah Ubolratana untuk maju sebagai kandidat calon perdana menteri Thiland pada pemilu mendatang. Pemilu Thailand akan digelar pada Maret mendatang.
