Ikan Jumbo Tanpa Ekor Terdampar di Pantai California

Alwira Fanzary
Sabtu, 2 Maret 2019 15:12:28
Ikan yang terdampar

KANALSUMATERA.com - Seekor ikan besar yang terlihat aneh terdampar di sebuah pantai California, Amerika Serikat. Para ilmuwan mengatakan baru pertama kali yang seperti itu tersapu ke pesisir.

Bagaimana seekor ikan berukuran jumbo seperti itu bisa berakhir di pantai sisi lain dunia tempatnya tinggal? Jawabannya masih misterius.

Menurut laporan CNN, yang dilansir dari Merdeka.com, Sabtu (2/3), ikan setinggi tujuh kaki atau sekitar 2 meter itu terdampar di Coal Oil Point Reserve Santa Barbara di California Selatan pekan lalu.

Para peneliti awalnya mengira hewan laut itu adalah spesies mola-mola karena terlihat mirip, sampai seseorang memposting foto di sebuah situs alam dan para ahli pun mencoba menganalisisnya.

Apa yang terjadi setelah dilakukan sejumlah analisis, hasilnya mengejutkan para peneliti dari California ke Australia dan Selandia Baru. Ternyata ikan itu adalah spesies yang tidak pernah terlihat sebelumnya di Amerika Utara, dikenal sebagai Hoodwinker Sunfish (Mola tecta).

Baca: Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional

"Ketika gambar-gambar yang jelas bermunculan, saya pikir tidak ada keraguan lagi. Ini benar-benar Hoodwinker," kata seorang ilmuwan kelautan, Marianne Nyegaard, yang menemukan spesies serupa pada tahun 2017. "Saya merasa tak percaya melihatnya dan hampir jatuh dari kursi."

Asal Usul Nama "Hoodwinker"

Nyegaard menghabiskan waktu bertahun-tahun mengejar mola-mola sebelum ia menemukan dan memberi nama ikan itu. Semua kasus ikan besar ditemukan di Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan dan Chili, katanya. Kecuali satu kali pada tahun 1890-an, ketika gambar dan catatan mendokumentasikan ikan demikian muncul di Belanda.

Para ilmuwan mengatakan ada lima spesies mola-mola air asin, dan mereka berasal dari tempat yang berbeda. Satu di antaranya tinggal di perairan tropis, yang lain menyukai subtropis dan Hoodwinker lebih suka perairan dalam, kata Nyegaard yang bekerja di Divisi Kelautan di Museum Peringatan Perang Auckland di Selandia Baru, kepada CNN.

"Inilah sebabnya mengapa sangat menarik mengapa jenis itu muncul di California," katanya. "Kami tahu ada distribusi suhu di sekitar sini dan di lepas pantai Chili, tapi lalu bagaimana cara melintasi khatulistiwa dan muncul di tempat itu? Menarik sekali apa yang membuat ikan ini melintasi khatulistiwa."

Baca: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Berikut Tugas dan Wewenangnya

Ketika Nyegaard meneliti ikan itu, dia menyadari beberapa spesies mola-mola telah salah diidentifikasi. Satu spesies yang dianggap langka sangat umum, sedangkan ikan lain yang dianggap umum salah diidentifikasi, katanya.

"Itu tidak diketahui karena tidak ada yang benar-benar menyadari itu tampak berbeda. Ada sejarah panjang kebingungan tentang spesies dalam keluarga mola-mola," kata Nyegaard. "Ikan ini telah berhasil untuk tidak terlihat dan tidak diperhatikan oleh semua orang. Dikiranya mola mola (mola-mola lautan lautan) jadi ikan itu menipu kita semua."

Marianne Nyegaard dari Universitas Murdoch, Australia menyebutkan bahwa spesies baru ini berhasil lolos dari catatan ilmuwan selama hampir tiga abad dengan 'bersembunyi' dalam sejarah taksonomi ikan sunfish yang berantakan.

Lolosnya Hoodwinker dari sejarah taksonomi ikan sunfish sebagian besar karena mereka sangat sulit untuk dilestarikan dan dipelajari, bahkan bagi institusi sekelas museum sejarah alam.

"Itulah sebabnya kami menamainya Mola tecta (Hoodwinker Sunfish), berasal dari bahasa Latin tectus, yang berarti menyamar atau tersembunyi," tambah Nyegaard.

Seorang pekerja magang di Coal Oil Point Reserve memberi tahu spesialis konservasi Jessica Nielsen ada mola mati yang terdampar di pantai pada 19 Februari. Ketika Nielsen pertama kali melihatnya, ciri-ciri ikan yang tidak biasa itu menarik perhatiannya.

"Ini tentu saja organisme paling luar biasa yang saya lihat berenang di pantai selama empat tahun saya bekerja," kata Nielsen dalam siaran pers UC Santa Barbara.

Dia memposting beberapa foto ikan di halaman Facebook Coal Oil Point Reserve. Ketika kolega bernama Thomas Turner melihat foto-foto itu, ia bergegas ke pantai bersama istri dan putranya.

Turner, seorang ahli biologi evolusi yang tingginya enam kaki, mengulurkan tangannya untuk menunjukkan skala ikan sepanjang tujuh kaki. Dia lalu memotret ikan yang disebut ocean sunfish, pemandangan langka dari dekat, katanya.

"Ini ikan yang paling tidak biasa yang pernah Anda lihat," kata associate professor UC Santa Barbara. "Tidak punya ekor. Terlihat seperti tidak punya gigi, mulutnya terlihat besar."

Seorang ahli biologi ikan kemudian berkomentar dan memperingatkan Ralph Foster, seorang ilmuwan ikan dan kurator ikan di Museum Australia Selatan. Foster-lah yang pertama kali mengatakan ini mungkin adalah Hoodwinker Sunfish bukan ocean sunfish dalam komentar di iNaturalist.

Turner tertegun, katanya. "Untuk menemukan bahwa itu mungkin rekor pertama di seluruh Amerika dan hanya rekor kedua di Belahan Bumi Utara untuk spesies itu, maka saya menjadi sangat bersemangat".

Foster dengan bersemangat mengirim email ke Nyegaard, wanita yang menemukan spesies itu, dan mengatakan kepadanya apa yang dipikirkannya.

"Dia mengirimi saya email berisi tautan dan berkata, apakah menurut Anda ini adalah Hoodwinker?" Kata Nyegaard. "Tapi gambar-gambar itu tidak begitu jelas. Aku enggan menentukan identitas karena jaraknya sangat jauh."

Nyegaard dan Foster kemudian meminta untuk melihat lebih banyak foto ikan itu, sehingga mereka dapat membuat komentar yang lebih berpendidikan. Kso

Lainnya
GKSB DPR RI Kutuk Serangan Israel ke Aqsha, Sebut Negara Barat Jangan Standar Ganda
GKSB DPR RI Kutuk Serangan Israel ke Aqsha, Sebut Negara Barat Jangan Standar Ganda
Pemuda NTB Juara 1 MTQ Internasional di Turki
Usai Diresmikan PM Modi, Kereta Cepat Pertama Buatan In
Ingin Berkesan, Pria Ini Pakai Kostum Spider Man di Har
Olahraga
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Daerah
Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuls Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuls Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
BBM Subsidi Langka,  Yasser Hamidi Desak Pertamina Ger
Sambut Hari Buruh, Pemkab Kampar Gelar Gerak Jalan Sant
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Ekonomi
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Mun
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sekt
Politik
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan dari Hutan Kampar
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan dari Hutan Kampar
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan
Hukum
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak: Nilai Tunggakan Capai Rp 224,6 M
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak: Nilai Tunggakan Capai Rp 224,6 M
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo