Kapal Tenggelam, Seratus Lebih Migran Libya Hilang di Laut Mediterania

Alwira Fanzary
Minggu, 20 Januari 2019 15:35:27
Migran yang diselamatkan

KANALSUMATERA.com - Sekitar 117 migran yang meninggalkan Libya dengan perahu karet dua hari lalu tidak diketahui nasibnya setelah tiga orang berhasil diselamatkan di Laut Mediterania.

"Tiga orang yang selamat mengatakan kepada kami bahwa mereka berjumlah 120 orang ketika mereka meninggalkan Garabulli, di Libya, pada Kamis malam. Setelah 10 hingga 11 jam di laut, (kapal) mulai tenggelam dan orang-orang mulai tenggelam," kata juru bicara Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Flavio Di Giacomo, seperti disitir dari Reuters, Minggu (20/1/2019).

Dia mengatakan para migran itu terutama berasal dari Afrika barat. "Sepuluh wanita termasuk seorang gadis hamil naik ke kapal dan dua anak, salah satunya baru berumur dua bulan," imbuhnya.

Sebuah pesawat militer Italia yang sedang berpatroli di laut pada hari Jumat pertama kali melihat kapal yang tenggelam di perairan dan telah melemparkan dua rakit penyelamat ke dalam air sebelum pergi karena kekurangan bahan bakar, Laksamana Muda Fabio Agostini mengatakan kepada saluran TV RaiNews24.

Baca: Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM Kanada Tegas Menolak

Sebuah helikopter yang dikirim dari sebuah kapal angkatan laut kemudian menyelamatkan ketiga orang itu, yang menderita hipotermia parah dan dibawa ke rumah sakit di pulau Lampedusa.

"Selama operasi ini setidaknya tiga mayat terlihat di air yang tampaknya sudah mati," ujar Agostini.

Angkatan Laut Italia mengatakan telah memperingatkan pemerintah Libya yang mengoordinasikan operasi penyelamatan, memerintahkan kapal dagang untuk pergi ke lokasi tenggelamnya kapal, meskipun upaya penyelamatan telah berhenti setelah pencarian kapal karet itu terbukti sia-sia.

Menurut IOM, 2.297 migran meninggal atau hilang di Mediterania tahun lalu dari total 116.959 orang yang mencapai Eropa melalui laut.
Kedatangan migran dalam 16 hari pertama tahun 2019 berjumlah 4.449, hampir semuanya melalui laut, dibandingkan dengan 2.964 pada periode yang sama tahun 2018.

Baca: Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino

"Selama pelabuhan Eropa akan tetap terbuka, para penyelundup laut akan terus melakukan bisnis dan membunuh orang," Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini mengatakan dalam sebuah postingan di Facebook pada Jumat malam.

Sejak pemerintah populis Italia berkuasa pada bulan Juni, Salvini, pemimpin Liga anti-migran, telah menutup pelabuhan Italia untuk kapal-kapal kemanusiaan.sdo/kso



Terkait
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan
Lainnya
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Kecam Perlakuan Terhadap Kaum Muslim Uighur, China Kemb
Protes Pekanan, Dua Pemuda Ditembak Tentara Israel
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik