Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islamic Emirate of Afghanistan

Mawardi Tombang
Senin, 16 Agustus 2021 06:37:43

KANALSUMATERA.com - Kabul - Taliban baru saja menduduki Ibu Kota Kabul dan merebut istana kepresidenan setelah sebulan lebih bertempur dan merebut sejumlah wilayah serta provinsi dari tangan aparat keamanan Afghanistan.

Usai merebut Ibukota, Taliban akan segera mendeklarasikan negara Emirat Islam Afghanistan dari istana kepresidenan di ibu kota, Kabul. Setelah beberapa hari ini Taliban berhasil menduduki beberapa daerah di Afghanistan.


Salah seorang pejabat Taliban menyebutka nama negara tersebut yaitu "Islamic Emirate of Afghanistan". Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang untuk memberi tahu media.

Sementara itu, Ashraf Ghani selaku presiden Afghanistan yang resmi telah meninggalkan Afghanistan pada Ahad (15/8) setelah kemajuan pesat Taliban menguasai beberapa wilayah dan masuk ke ibu kota Kabul. Presiden Ghani meninggalkan negara itu beberapa jam setelah Taliban memasuki ibu kota. Belum jelas ke mana dia menuju, atau bagaimana kekuasaan akan dipulihkan.

Baca: Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global

Presiden terpilih pertama pada 2014, Ghani mengambil alih kepemimpinan Afghanistan dari Hamid Karzai, yang memimpin Afghanistan setelah invasi pimpinan AS pada 2001. Kala itu dia juga mengawasi penyelesaian misi tempur AS, penarikan pasukan asing yang hampir selesai dari negara itu, serta proses perdamaian yang kacau dengan pemberontak Taliban.

Dia menjadikan upaya untuk mengakhiri perang selama beberapa dekade sebagai prioritas utamanya. Ghani juga telah memulai pembicaraan damai dengan pemberontak di ibukota Qatar, Doha pada 2020.

Namun, Ghani, yang dikenal karena temperamennya yang cepat di samping pemikirannya yang dalam, tidak pernah diterima oleh Taliban dan pembicaraan damai hanya membuat sedikit kemajuan. Pemerintah asing frustrasi dengan lambatnya kemajuan pembicaraan, dan seruan tumbuh untuk pemerintah sementara untuk menggantikan pemerintahannya.

Selama masa kepresidenannya, ia berhasil menunjuk generasi baru pemuda Afghanistan yang berpendidikan ke dalam posisi kepemimpinan pada saat koridor kekuasaan negara itu ditempati oleh segelintir tokoh elite dan jaringan patronase.



Terkait
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Meng
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lainnya
Ketua BPW PKS Sumbagut Ikuti International Leadership Training di Turki
Ketua BPW PKS Sumbagut Ikuti International Leadership Training di Turki
Erdogan Sebut Donald Trump tak Punya Hak Akui Golan Mil
Darurat Pelecehan Seks Anak, Uskup dari Seluruh Dunia B
Heboh Produk Tisu Toilet Bersimbol Mirip Lafaz Allah
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2