Waspada..! Siklon Tropis Pabuk Landa Laut Cina Selatan, Ini Efeknya ke Sumatera

Mawardi Tombang
Kamis, 3 Januari 2019 17:21:44
Foto dari Google Earth

KANALSUMATERA.com - Meskipun tak dilalui secara langsung, namun Siklon Tropis Pabuk berimbas terjadinya angin kencang dan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kepri.

Siklon Tropis sendiri merupakan kondisi dimana tumbuhnya pusaran angin di samudera yang ruang lingkupnya sangat luas.

Timbulnya siklon tropis dikarenakan adanya tekanan udara rendah. Untuk waktunya terjadi sekitar enam sampai 10 hari dan bergerak menjauhi garis khatulistiwa.

Angin kencang tersebut akan musnah apabila sampai di dataran yang sangat luas, atau benua. Di setiap bulannya siklon tropis akan ada masa tumbuh, namun di daerah yang tidak diketahui.

Pabuk sendiri adalah penamaan siklon tropis yang terjadi saat ini dan tumbuh di Laut Cina Selatan, tepatnya di sebelah timur Negara Malaysia.Penamaan biasanya diberikan oleh negara yang wilayahnya dilalui.

Baca: Ditetapkan Tersangka, Dua Pegawai PDAM Tanjungbatu Dijebloskan ke Penjara

"Setiap siklon ada penamaannya. Untuk Pabuk ini mungkin di namai oleh Thailand. Di Indonesia biasanya diberi nama bunga seperti Anggrek, Dahlia dan Cempaka.

Jika terjadi di Samudera Hindia kalau bukan Indonesia yang ngasih ya Australia. Jika di Samudera Pacifik kalau bukan Philipina kalau gak Indonesia," terang Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Raja Haji Abdullah, Raden Eko Sarjono, Kamis (3/1).

Siklon tropis harus sangat diwaspadai karena bersifat merusak.

Daerah-daerah yang dilaluinya akan dilanda cuaca buruk, angin yang sangat kencang, hujan lebat dan petir.

Digambarkan Eko, bentuk dari siklon tropis layaknya angin puting beliung atau tornado yang sangat besar.

"Puting beliung lingkupnya kecil. Biasanya hanya merusak satu area atau perkampungan lalu musnah. Namun siklon tropis ini sangat luas," jelasnya.

Meskipun tidak dilalui secara langsung, namun beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kepri mendapatkan imbasnya. Terlebih lagi Kepri merupakan wilayah kepulauan.

Oleh karena itu Eko mengimbau agar masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut dapat lebih waspada hingga siklon tropis musnah. (ayf)

Lainnya
Perkuat Penempatan Kerja PMI, Kepala BP2MI Temui HRD Korea
Perkuat Penempatan Kerja PMI, Kepala BP2MI Temui HRD Korea
Dua Jenazah WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan
Wanita Ini Lahirkan 6 Bayi Perempuan dan 1 Laki-laki
Harimau Sumatera Mati di Kebun Binatang London saat Dij
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya