Pilih Raja Malaysia yang Baru, Para Sultan Berkumpul

Alwira Fanzary
Kamis, 24 Januari 2019 10:45:29
Istana Raja Malaysia

KANALSUMATERA.com - Para Sultan dari sembilan negara bagian di Malaysia pada Kamis (24/1) akan menunjuk raja baru negara tersebut. Penunjukan akan dilakukan setelah raja sebelumnya memutuskan turun takhta sebelum habis masa jabatannya.

Diberitakan media Malaysia, The Star, kesembilan pemimpin negara bagian akan melakukan pemilihan Yang Dipertuan Agong baru pukul 10.30 waktu setempat di Istana Negara, Kuala Lumpur.Raja sebelumnya, Sultan Muhammad V dari Kelantan, adalah raja Malaysia pertama yang memutuskan turun takhta.

Keputusan ini diambil setelah muncul rumor bahwa dia menikahi mantan Miss Moscow di Rusia tahun lalu. Rumor ini dibantah, namun foto-foto pernikahan tersebar luas.Malaysia memiliki cara kepemimpinan yang unik. Sembilan pemimpin negara bagian akan menjadi raja dengan cara digilir setiap lima tahun sekali. Menurut rotasinya, raja berikutnya adalah giliran Sultan dari Pahang.

Abdullah, 59, baru saja ditunjuk menjadi Sultan baru Pahang menggantikan ayahnya yang sudah tua. Penunjukkan Abdullah menjadi Sultan secara otomatis akan membuatnya menjadi raja Malaysia berdasarkan rotasi kepemimpinannya.Sultan Abdullah dikenal aktif dalam kegiatan olahraga di Malaysia.

Dia menjabat sebagai dewan FIFA dan presiden Asosiasi Hoki Asia dan mantan kepala Asosiasi Sepak Bola Malaysia.Dia juga dikenal sebagai penggemar olahraga polo. Abdullah pernah sekolah di akademi militer Sandhurst di Inggris.Namun dia bisa juga menolak untuk menjadi raja.

Jika demikian, maka posisi raja akan diisi oleh nama berikutnya yang berada dalam urutan, yaitu Sultan Johor. Dikutip AFP, setelah ditunjuk raja Malaysia yang baru akan dilantik secara resmi dalam sebuah acara yang megah pada 31 Januari mendatang. Kmp/Kso



Lainnya
Pertemuan Sosek Malindo Dimulai, Ini Agenda Penting Akan Dibahas
Pertemuan Sosek Malindo Dimulai, Ini Agenda Penting Akan Dibahas
IPMI Siap Bina Ilmu Keislaman TKI di Luar Negeri
Tidak Bisa Bahasa Mandarin, Taiwan Tolak Visa 20 Mahasi
Cerita Muslim Uighur yang Ditahan dalam Kamar Gelap den
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Hukum
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan