34 Perempuan dan Anak Rohingya Terdampar di Pantai Malaysia, Diduga Diturunkan oleh Pedagang Manusia

Mawardi Tombang
Sabtu, 2 Maret 2019 13:28:13
Muslim Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar

KANALSUMATERA.com - Pejabat polisi di Kangar yang ada di utara negara bagian Perlis mengatakan, penduduk desa menemukan 34 orang etnis Rohingya. Diperkirakan sekitar 34 perempuan dan anak-anak Muslim etnis Rohingya itu ditemukan di sepanjang pantai di utara wilayah Malaysia Jumat (1/3) pagi. Mereka diduga diturunkan oleh pedagang manusia.

"Mereka termasuk anak-anak yang lemah, lapar, dan tertutup lumpur ketika berjalan melalui pantai yang berlumpur," kata polisi tersebut seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Sabtu (2/3).

Pejabat yang enggan disebutkan namanya itu menambahkan, mereka diyakini dari Thailand. Ia melanjutkan, mereka telah diberikan makanan dan kemudian diserahkan pada pihak imigrasi.

Pejabat di Dewan Keamanan Nasional Nur Aziah Mohamad Shariff mengatakan, mereka mengetahui pintu masuk ilegal dan kemungkinan itu sedang diselidiki. Zafar Ahmad Ghani yang mengepalai Organisasi Hak Asasi Manusia Etnis Rohingya di Malaysia mengatakan, banyak masyarakat Rohingya ditipu oleh para pedagang manusia untuk meninggalkan Bangladesh. Mereka kemungkinan mengalami kematian jika dipulangkan ke Myanmar.

Foto dan video yang diperoleh anggota kelompok menunjukkan tali panjang diletakkan di pantai yang berlumpur. Tujuannya membantu masyarakat Rohingya melewati lumpur saat air surut.



Lainnya
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih dari 1.400 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih dari 1.400 Masih Hilang
Akibat Virus Corona, Arab Saudi Larang Keluar Masuk Ker
Trump Larang Terbang Semua Boeing 737 MAX di AS
Merokok Dalam Mobil Sambil Bawa Anak, Siap-Siap Kena De
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I