Bonsai Rp1,6 Miliar Dicolong, Pencurinya Diminta Merawat Sepenuh Hati

Alwira Fanzary
Selasa, 12 Februari 2019 16:50:41
Taman Bonsai

KANALSUMATERA.com - Kehilangan tujuh pohon Bonsai kesayangan yang sudah dianggap sebagai `anak-anaknya`, pasangan suami istri di Jepang memohon agar sang pencuri merawatnya dengan seksama.

Seiji Iimura dan istrinya, Fuyumi, mengatakan pohon-pohon mini miliknya telah digondol maling dari kebunnya di kawasan Saitama, Tokyo.

"Tak ada kata-kata yang dapat menggambarkan bagaimana perasaan kami," kata Iimura. "Mereka sangat berharga (bagi kami)."

Koleksi pohon Bonsai mereka yang dicuri itu diyakini bernilai sekitar 13 juta Yen atau sekitar Rp1,6 milyar, seperti dilaporkan CNN yang dikutip dari viva.co.id.

Baca: China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun

Berasal dari Asia Timur dan acap dikaitkan dengan Jepang, Bonsai adalah karya seni halus dengan teknik budidaya khusus.

Membutuhkan perawatan khusus, pohon Bonsai dibentuk sesuai ciri-ciri pohon yang berukuran besar, yang ditanam dalam pot.

Salah satu pohon Bonsai yang dicuri dari pasangan suami-istri itu adalah Shimpaku Juniper - salah satu jenis Bonsai yang paling dicari di kalangan kolektor dan penggemar. Diyakini harganya lebih dari 10 juta yen atau sekitar Rp1,2 milyar.

"Shimpaku milik kami itu telah bertahan hidup selama 400 tahun, yang memerlukan perawatan khusus dan tidak bisa bertahan seminggu tanpa air," ungkap istri Iimura di laman Facebook pada 24 Januari lalu.

"Pohon Bonsai Itu bisa hidup selamanya, bahkan setelah kita pergi. Saya ingin siapa pun yang mencurinya agar menyiramnya dengan benar."

Dia kemudian memastikan kepada BBC News bahwa pohon-pohon kesayangannya itu masih hilang.

"Kami sedih dan sedih, tetapi kami akan terus melindungi Bonsai kami," tulis istri Iimura. "Sementara itu, kami akan terus menanam pohon-pohon yang layak dipuji semua orang."

Di Facebook, sesama pemilik kebun dan kolektor bonsai berusaha menghibur pasangan suami-istri itu serta mengungkapkan simpati dan solidaritas mereka.

"Tidak bisa dimaafkan," kata salah-seorang di antara mereka. "Para pencuri ini tidak tahu apa artinya mencuri bonsai, apalagi tujuh pohon. Upaya perawatan penuh kasih sayang, jadi raib begitu saja karena tindakan pencurian itu."

"Merawat pohon Bonsai dilakukan dengan penuh kehormatan, dirayakan sepenuh hati dan harus mampu melampaui keserakahan manusia. Saya sedih membaca ini," tulis yang lain. Kso

Lainnya
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Tentara Israel Tembak Mati Tiga Warga Palestina
Penembakan Di Masjid Al Noor Selandia Baru Berlangsung
Israel Bunuh 56 Anak Palestina Sepanjang Tahun 2018
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar