GKSB DPR Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa, Minta Pemerintah RI Tegas ke Israel

Mawardi Tombang
Minggu, 9 Mei 2021 14:24:46
Ketua GKSB DPR untuk Palestina, Syahrul Aidi, saat bersama Kedubes Palestina Zuhair Al Shun

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Serangan Israel terhadap Masjid Al Aqsa, persisnya di gerbang Damaskus Kota Tua dan distrik Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur pada Jumat (7/5/2021) mendapat reaksi keras dari dunia, terutama dari negara-negara Islam.

Salah satunya datang dari Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, melalui salah satu anggotanya Syahrul Aidi Maazat Lc MA, yang juga sebagai ketua Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) Indonesia-Palestina saat dihubungi pada Ahad (9/5/2021).

"BKSAP, khususnya GKSB Indonesia -Palestina, mengutuk keras serangan brutal tentara Israel ke Masjid Al-Aqsha pada saat muslim Palestina melaksanakan ibadah tarawih. Bukan saja menginjak kedaulatan Palestina, Israel juga menginjak rasa kemanusian umat muslim yang sedang beribadah Ramadhan" kata Syahrul Aidi saat dihubungi via telepon.

Syahrul Aidi meminta agar pemerintah Indonesia bersikap tegas dan jadi negara promotor di dunia internasional untuk mengutuk tindakan Israel ini. Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri jangan membiarkan tindakan brutal ini terus terjadi.

Sebagaimana dikutip dari Pikiran Rakyat, polisi Israel menyerang jamaah yang sedang salat tarawih di Masjid al-Qiblatain di dalam Al Aqsa dengan granat kejut dan peluru karet. Mereka berusaha membubarkan ibadah khusus di malam Ramadhan tersebut, sementara jamaah terus melakukan tarawih.

Baca: Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M

Bulan Sabit Merah melansir bahwa terdapat 178 korban serangan tentara Israel tersebut.

Syahrul Aidi mengingatkan Kemenlu RI agar menjalankan 6 rekomendasi BKSAP DPR RI terhadap segala tindakan brutal Israel selama ini, yaitu Pertama, memperluas pengakuan atas Palestina sebagai negara. Kedua, meningkatkan hubungan bilateral dengan negara Palestina.

Ketiga, menjadikan isu Palestina sebagai isu bersama yang terus menghangat baik di level global atau kawasan. Keempat, mengisolasi Israel dari pergaulan antar bangsa. Kelima, boikot produk-produk Israel. Keenam, mendesak penyelesaian konflik Palestina-Israel secara adil dan tidak memihak.

"Kita minta pemerintah segera menjalankan rekomendasi BKSAP DPR RI ini. Harus terus di garda terdepan melawan arogansi Israel" tegas Syahrul Aidi lagi. ***

Lainnya
Facebook Gugat 4 Perusahaan Tiongkok
Facebook Gugat 4 Perusahaan Tiongkok
Shinzo Abe Nominasikan Trump untuk Terima Nobel Perdama
Harimau Sumatera Mati di Kebun Binatang London saat Dij
Selundupkan Miras Rp 1,2 M, Polisi Tetapkan Nakhoda Kap
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto