Granat PD 1 Ditemukan di Kentang Ekspor Prancis ke Hong Kong

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Februari 2019 13:49:53
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Sebuah granat bekas Perang Dunia I buatan Jerman ditemukan di antara tumpukan kentang Prancis yang diekspor untuk salah satu pabrik keripik di Hong Kong.

"Sampai saat ini, diyakini granat itu datang bersamaan dengan kiriman kentang yang diimpor dari Prancis," kata Kepala Inspektur Kepolisian Hong Kong, Wilfred Wong Ho-hon.

Wilfred, seperti yang dilansir CNNIndoensia mengatakan bahwa, saat ditemukan di pabrik makanan ringan Calbe, granat itu dalam keadaan tidak stabil karena sudah diaktifkan, tapi gagal meledak. Granat itu akhirnya diledakkan dengan aman oleh petugas.

Tahun lalu, aparat menjinakkan tiga bom besar bekas PD II, dua di antaranya ditemukan di sebuah lokasi di distrik Wanchai, di mana sedang ada pekerjaan pembangunan stasiun kereta api metro baru.Granat yang memiliki lebar 8 cm dan berat 1 kg itu diyakini telah ditinggalkan di parit selama PD I dan secara tidak sengaja berada di lokasi penanaman kentang yang satu abad sebelumnya merupakan medan perang.

Sejarawan militer Universitas Hong Kong, Dave Macri, mengatakan, "Jika tertutup lumpur, kemungkinan granat itu telah ditinggalkan, terjatuh di sana selama masa perang, atau ditinggalkan di sana setelah dilempar oleh tentara."

Baca: China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun

"Parit itu kemudian terisi dan digunakan sebagai ladang perkebunan, kemudian granat itu dilemparkan ke dalam tumpukan kentang yang dipanen dan dikirim ke Hong Kong."

Polisi Hong Kong terbiasa berurusan dengan amunisi tua, meskipun kebanyakan bom AS dijatuhkan di wilayah tersebut ketika Jepang menginvasi Hong Kong pada Perang Dunia II.


Bom atau granat masa perang yang tidak meledak sering ditemukan oleh pejalan kaki atau pekerja konstruksi Hong Kong, yang merupakan tempat pertempuran sengit antara pasukan sekutu Jepang dan Inggris pada 1941.

Koloni Inggris saat itu dibom oleh pasukan AS dan sekutu setelah kota itu jatuh ke tangan pasukan kekaisaran Jepang.Kso

Lainnya
Facebook Gugat 4 Perusahaan Tiongkok
Facebook Gugat 4 Perusahaan Tiongkok
Turki Kecam Perlakuan Pemerintah China Pada Warga Musli
Joaram Van Klaveren, Mantan Politikus Anti-Islam yang K
Ledakan Pipa Bahan Bakar Renggut 66 Nyawa
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar