Kesehatan Mental Warga AS Buruk di Bawah Pemerintahan Trump

Alwira Fanzary
Selasa, 29 Januari 2019 06:41:49
Kesibukan masyarakar Amerika

KANALSUMATERA.com - Gejala stres akibat kepemimpinan Donald Trump disebut merupakan fenomena nyata yang dialami banyak warga Amerika Serikat. Hal ini berdasarkan survei tahunan yang diselenggarakan American Psychological Association (APA) dengan tajuk “Stress in America”.

Menurut penelitian yang diterbitkan pada akhir 2017 lalu dengan responden 3.400 orang dewasa, dihasilkan temuan bahwa 63 persen responden memandang masa depan AS sebagai sumber stres yang signifikan. Sementara 56 persen menyatakan merasa tertekan dengan kondisi dan iklim politik saat ini yaitu di
bawah pemerintahan Donald Trump.

Pada survei terbaru di akhir 2018 lalu, survei yang sama mengungkapkan bahwa persentase orang Amerika yang memandang masa depan negara sebagai sumber stres telah meningkat hingga 69 persen. Sementara jumlah orang yang menganggap iklim politik saat ini sebagai sumber stres meningkat menjadi 62 persen.

"Kekerasan senjata, pemisahan keluarga dan kekerasan seksual telah mendominasi berita selama setahun terakhir," tulis survei tersebut seperti dilansir Sputniknews, Senin 28 Januari 2019.

Baca: Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional

"Karena remaja dan dewasa muda adalah pihak yang vokal soal kontroversi ini, APA menggunakan survei tahun ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi tingkat stres di antara generasi Z," dilaporkan survei APA.

Menurut psikolog klinis, Jennifer Panning, adanya stres mengenai masa depan Amerika bisa dijuluki sebagai Trump Anxiety Disorder atau TAD. Gejalanya spesifik dan diakibatkan kecemasan atas kepemimpinan Trump dan iklim sosiopolitik yang tak dapat diprediksi. Kso

Terkait
Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Berikut Tugas dan Wewenangnya
Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Berikut Tugas dan Wewenangnya
Lainnya
Rusia Diselimuti Salju Hitam
Rusia Diselimuti Salju Hitam
Tenggak Miras Palsu, 100 Lebih Warga India Tewas
Wanita Ini Lahirkan 6 Bayi Perempuan dan 1 Laki-laki
Pembuat Kapal Induk Pertama China, Sun Bo Terancam Diek
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M