Hari Ini, Brunei Resmi Berlakukan Hukum Rajam Bagi Pezina dan LGBT

Alwira Fanzary
Rabu, 3 April 2019 09:21:15
Sultan Hassanah Bolkiah

KANALSUMATERA.com - Hari ini (3/4/2019), Kerajaan Brunei Darussalam resmi memberlakukan hukum rajam bagi pezina dan pelaku hubungan seks sesama jenis sampai mati. Negara kaya minyak di Asia Tenggara ini tetap menerapkan hukuman tersebut meski menuai kecaman global.

Hukuman yang akan menargetkan pezina dan pelaku seks sesama jenis, termasuk lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) itu diklaim diadopsi dari Syariat Islam yang dianut Brunei.

Menurut situs web Pemerintah Brunei, hukum yang resmi diterapkan juga mencakup hukuman potong tangan bagi pencuri.

Kerajaan dengan populasi sekitar 400.000 jiwa itu diperintah oleh Sultan Hassanah Bolkiah, 72. Dia telah memerintah lebih dari 50 tahun dan telah mengumpulkan kekayaan bersih lebih dari USD20 miliar.

Menurut sebuah sumber kerajaan yang memiliki hubungan erat dengan Sultan Bolkiah, orang-orang terdekat Sultan Bolkiah menganggapnya sebagai orang yang "pasif". Banyak yang mengatakan bahwa itu akan menjadi tugas yang sulit untuk menemukan dokter di Brunei yang setuju memotong tangan, dan banyak yang tidak yakin itu akan diimplementasikan dengan berani.

"Sultan takut pada Muslim ekstrem, jadi dia ingin menjaga segala sesuatunya sejalan," kata orang dalam kerajaan itu kepada Fox News. "Itu tidak membuatnya benar, tetapi ada alasannya."

Sultan Bolkiah yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri Brunei telah membela diri ketika penerapan hukuman tersebut menuai kecaman global. "Selain mengkriminalisasi dan mencegah tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam, itu juga bertujuan untuk mendidik, menghormati, dan melindungi hak-hak yang sah dari semua individu, masyarakat atau bangsa dari setiap agama dan ras," bunyi pernyataan Perdana Menteri Brunei.

Namun, para ahli Amerika Serikat menganggap keputusan Sultan Bolkiah hanyalah sikap politik.

“Selama bertahun-tahun, menghukum homoseksualitas dan perzinaan dengan kematian tidak jarang terjadi dalam masyarakat berbasis hukum Syariah. Brunei hanyalah negara terbaru yang ikut-ikutan ekstremis, bandwagon yang biadab," kata Benjamin Ryberg dari Lawfare Projecy.

"Terlepas dari motivasinya, undang-undang Brunei melayang di hadapan norma-norma hak asasi manusia internasional," ujarnya.

Benjamin Weinthal, seorang peneliti untuk Foundation for the Defense of Democracies setuju dengan argumen Ryberg.

"Ideologi Islam radikal di balik hukum dapat dengan cepat berubah menjadi eksekusi massal," katanya, dengan menunjukkan bahwa rezim Iran telah mengeksekusi lebih dari 6000 orang gay dan lesbian sejak revolusi Islam 1979 di negara itu.

Komisaris tinggi PBB untuk hak asasi manusia, Michelle Bachelet, telah meminta Brunei untuk menghentikan penegakan hukum tersebut. Sedangkan Departemen Luar Negeri AS telah menyatakan keprihatinan."Beberapa hukuman dalam undang-undang tersebut tampaknya tidak konsisten dengan kewajiban HAM internasional," kata departemen tersebut dalam sebuah pernyataan.


Meskipun menuai kecaman, pemerintah Brunei meminta semua pihak menghormati negara tersebut. "(Sultan) tidak mengharapkan orang lain untuk menerima dan setuju dengan itu, tetapi itu akan cukup jika mereka hanya menghormati bangsa dengan cara yang sama bahwa itu juga menghormati mereka," bunyi pernyataan Sultan Bolkiah dalam situs web pemerintah Brunei.

Aktor peraih Oscar George Clooney telah menyerukan pemboikotan hotel-hotel mewah, termasuk Beverly Hills Hotel, milik Brunei Darussalam karena akan menerapkan hukuman rajam sampai mati bagi pezina dan pelaku hubungan seks sesama jenis.

"Setiap kali kita menginap atau melakukan pertemuan di atau makan di salah satu dari sembilan hotel ini kita memasukkan uang langsung ke dalam kantong pria yang memilih untuk melempari batu dan mencambuk mati warganya sendiri karena menjadi gay atau dituduh berzina," tulis Clooney dalam kolom di media.

Brunei Investment Company memiliki sembilan hotel di Amerika Serikat dan Eropa, termasuk Beverly Hills Hotel, The Dorchester di London, dan Plaza Athenee di Paris. Kso

Lainnya
Penembakan di Masjid Selandia Baru: Sekitar 30 Orang Tewas
Penembakan di Masjid Selandia Baru: Sekitar 30 Orang Tewas
India Tamu Kehormatan Sidang OKI, Menlu Pakistan Memili
Jika Kekerasan Suku Uighur Berkaitan dengan Islam, PBNU
Puluhan Siswa SD Korban Insiden Penikaman di Beijing
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Politik
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Pendidikan
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
Ekonomi
Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!
Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!
Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis Kelola 2 Hektare Lah
Disbun Riau Tegas: PKS Dilarang Turunkan Harga TBS Sepi
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar