Jika Kekerasan Suku Uighur Berkaitan dengan Islam, PBNU akan Protes China

Amar
Kamis, 10 Januari 2019 17:06:39
Suku Uighur muslim di Xinjiang China

Jakarta, KANALSUMATERA.com - Ketum PBNU Said Aqil Siradj akan melayangkan protes ke Pemerintah China jika isu kekerasan terhadap muslim Uighur di China menyangkut soal agama Islam. Said mengungkapkan akan bertemu Dubes China dalam waktu dekat untuk mengklarifikasi permasalahan yang sebenarnya terjadi.

"Dubes China akan datang ke kantor PBNU menjelaskan keadaan Uighur di sana. Saya bilang, cocok dengan Pak JK, (dia) juga cocok dengan pendapat saya. Kalau isunya karena agama saya protes keras kalau terjadi penindasan atas nama agama. Tapi kalau separatisme politik, itu urusan dalam negeri mereka," kata Said di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (10/1).

Said berharap Pemerintah China bisa menyelesaikan permasalahan muslim Uighur dengan cara-cara yang damai. Di kesempatan itu, JK juga mengatakan meski dikabarkan mengalami penderitaan, ternyata ada juga beberapa orang Uighur bergabung dalam aksi terorisme mendukung kelompok Santoso di Indonesia.

"Kita harapkan bisa diselesaikan dengan damai, dengan dialog seperti Pak JK berhasil melakukan mediasi soal Aceh, Poso. Pak JK berpengalaman," ujar Said.

Baca: China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun

"Pak JK menyampaikan juga beberapa orang Uighur juga datang ke Poso ada belasan orang mendukung Santoso. Ada yang ketangkap di Bekasi dulu, terorisme, sekarang masih dipenjara," katanya.

Kabar penderitaan etnis Uighur di China menuai kecaman dari masyarakat di seluruh dunia. Dubes China untuk Indonesia Xiao Xien sebelumnya menegaskan, pemerintah China memberikan jaminan kebebasan beragama dan berpendapat kepada seluruh masyarakat muslim di sana. Hal itu juga berlaku untuk suku Uighur di Xinjiang.

"Mengenai isu kamp, ada satu hal yang saya titik beratkan, China adalah negara multisuku dan agama, hal ini mirip dengan Indonesia. Komunikasi pun kami menghormati hak kebebasan beragama yang dilindungi oleh undang-undang di China, masyarakat di sana bisa terbuka menikmati kebebasan," kata Xien dalam kujungannya di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/12).

Lainnya
Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islamic Emirate of Afghanistan
Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islamic Emirate of Afghanistan
Protes Pekanan, Dua Pemuda Ditembak Tentara Israel
Lima Pelaku Pembunuhan Khashoggi Dituntut Hukuman Mati
Meningkatnya Islamophobia di Jerman
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar