Heboh Produk Tisu Toilet Bersimbol Mirip Lafaz Allah

Alwira Fanzary
Kamis, 24 Januari 2019 00:35:10
Produk tisu toilet di Inggris

KANALSUMATERA.com - Tisu toilet produk Marks & Spencer (M&s) yang berbasis di London, Inggris, memicu kemarahan publik. Musababnya, tisu tersebut terdapat simbol yang mirip lafaz Allah dalam aksara Arab.

Banyak orang melalui video dan media sosial menyerukan pemboikotan produk tersebut. Pengecer produk tisu mengklaim simbol itu bukan lafaz Allah, namun simbol tiga lapis daun lidah buaya sesuai mereknya.

Dalam sebuah video klip seorang pria tak dikenal memfilmkan tisu toilet tersebut dan mengklaim aksara Arab berbunyi "Allah" terlihat jelas.

Video klip itu telah dibagikan secara luas di media sosial selama beberapa hari terakhir. Di video itu, pria tersebut menunjukkan satu gulungan tisu dan ditempatkan di atap mobil.

"Baru-baru ini saya membeli tisu toilet dari Marks & Spencer dan ketika saya membuka salah satunya, itu memiliki nama Allah, seperti yang Anda lihat," kata pria tersebut, yang dikutip Daily Mirror, Rabu (23/1/2019) malam.

Baca: Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan

“Jadi tolong saudara dan saudari, hindari diri Anda membeli tisu toilet khusus ini, atau coba boikot Marks & Spencers, karena setiap tisu toilet memiliki nama Allah di atasnya," lanjut dia. "Terima kasih banyak, tolong bagikan video ini," imbuh dia.


Para pengguna media sosial dengan cepat merespons video tersebut. Kebanyakan mendukung klaim pria itu. Pengguna YouTube, Luna Andris, berkomentar; "#boycottmarksandspencer!"

Pengguna YouTube lainnya dengan nama akun Husam 321, mengatakan; “Tidak ada hati, sama sekali tidak ada hati. Kenapa?"

"Malu pada M&S. Saya tidak pernah berharap M&S menjadi sangat rendah secara moral. Saya mendukung boikot penuh M&S," bunyi komentar pengguna YouTube dengan nama akun NVM.

Akun YouTube Ahmed Ahmed berkomentar; “Orang sakit, kita harus berhenti berbelanja di toko-toko yang menjual ini juga."

Di Facebook, pengguna akun Samira Akhtar membagikan rekaman video beserta keterangannya yang panjang. "Ini benar-benar menjijikkan dan telah menyebabkan kesal dan kesedihan bagi saya dan banyak orang," katanya.

"Bahkan lebih menyedihkan bahwa mereka mencoba mengatakan bahwa kata itu sebenarnya adalah representasi dari tanaman lidah buaya," lanjut Samira Akhtar yang menolak pembelaan pengecer produk.

"Saya pasti akan memboikot produk M&S dan mendorong mereka yang percaya produk ini menyebabkan pelanggaran agar melakukan hal yang sama," imbuh dia.

Sebuah petisi yang menuntut toko untuk mengubah pola dalam produk tisu itu sekarang memiliki lebih dari 1.000 tanda tangan.

"Tisu toilet ini dengan sengaja menghina agama kita," kata Musa Ahmed, orang yang membuat petisi di Change.org.

"Ini adalah upaya yang sangat lemah dan menyedihkan untuk menghina Islam. Nike melakukan hal serupa pada 1997 ketika mereka menuliskan 'Allah' di trainer mereka, tetapi akhirnya mereka harus menghentikan produksi karena keluhan," bunyi posting di petisi tersebut.

"Saudara-saudari semuanya harus melakukan perubahan, harap tanda tangani petisi ini sehingga M&S dipaksa untuk menghilangkan tisu gulung toilet atau mengubah desain, kita tidak seharusnya mendukung hal ini," lanjut posting pada petisi tersebut. Sdo/Kso

Lainnya
Pria Prancis Seberangi Samudra Atlantik Pakai Tong
Pria Prancis Seberangi Samudra Atlantik Pakai Tong
Tolak Atlet Israel, Malaysia Dicopot Jadi Tuan Rumah Ke
Polisi India Tangkap Pemuda Pembunuh dan Peminum Darah
Ternyata Ini yang Dibawa Pesawat Ethiopia yang Dipaksa
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Daerah
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Kampar Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru