Ternyata Ini yang Dibawa Pesawat Ethiopia yang Dipaksa Turun di Batam

Amar
Selasa, 15 Januari 2019 11:22:36

Jakarta, KANALSUMATERA.com - Pesawat kargo Ethiopian Airlines melintasi wilayah udara Indonesia tanpa izin hingga akhirnya diturunkan secara paksa. Maskapai tersebut memberikan penjelasan.

Pesawat Ethiopian Airlines ET3728 dipaksa turun oleh TNI AU pada Senin (14/1/2019) dan mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam. Pihak bandara sebelumnya menyebut pesawat itu memiliki rute Addis Ababa-Hong Kong. Data di FlightRadar24 juga menyatakan demikian.

Tetapi, maskapai Ethiopian Airlines menyebut hal berbeda. Pesawat itu disebut sedang menjalani penerbangan kargo tidak terjadwal (non-scheduled) dari Addis Ababa ke Singapura.

"Pesawat kargo ET 3728 pada 14 Januari yang merupakan layanan kargo tidak terjadwal dari Addis Ababa ke Singapura membawa mesin pesawat telah diminta mendarat di Bandara Batam Indonesia oleh otoritas Indonesia," demikian pernyataan maskapai Ethiopian Airlines yang diunggah di akun Twitter resmi, Selasa (15/1/2019).

Baca: Ayah - Anak Balita yang Bersepeda Motor ke Arab Saudi Pulang ke Jambi

Maskapai itu menyebut mesin pesawat yang mereka bawa sangat mendesak untuk segera diantar ke Singapura. Mereka juga merasa seharusnya boleh terbang di wilayah udara Indonesia tanpa minta izin sebelumnya.

"Pesawat tersebut terbang untuk mengantar mesin pesawat penting di Singapura untuk perawatan dan melintasi wilayah udara Indonesia merujuk pada ICAO Chicago Convention Article 5, yaitu pesawat tak terjadwal dapat melintasi wilayah udara negara sahabat tanpa minta izin terlebih dahulu," kata Ethiopian Airlines.

Tetapi, Ethiopian Airlines mengakui bahwa otoritas bisa meminta pesawat untuk mendarat. Pihaknya juga sudah memberi penjelasan kepada otoritas Indonesia soal hal ini.

"Awak penerbangan sedang beristirahat di hotel sebelum melanjutkan penerbangan," tutup mereka.

Baca: Nelayan Iran Terdampar di Aceh Dilarang Imigrasi Turun Dari Kapal

Sebelumnya diberitakan, pemaksaan turun (force down) tersebut dilakukan karena pesawat Ethiopian Air telah memasuki wilayah kedaulatan udara yurisdiksi Indonesia tanpa dilengkapi flight clearance (FC). Perintah itu datang langsung dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Setelah itu, dua pesawat tempur TNI AU jenis F16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dengan callsign Rydder Flight melakukan identifikasi visual dan penyergapan terhadap pesawat asing B-777 ET-AVN setelah melakukan komunikasi dengan frekuensi darurat. dc/ks

Lainnya
Bantu Utang Negara, Rakyat Malaysia Sumbang Rp 695,4 Miliar
Bantu Utang Negara, Rakyat Malaysia Sumbang Rp 695,4 Miliar
Joaram Van Klaveren, Mantan Politikus Anti-Islam yang K
Waspada..! Siklon Tropis Pabuk Landa Laut Cina Selatan,
Selfie dengan Ular Kobra, Apa yang Terjadi pada Pria Mu
Kriminal
Pelaku Persekusi Warga Aursati di Parit Baru Diamankan Polres Kampar
Pelaku Persekusi Warga Aursati di Parit Baru Diamankan Polres Kampar
Polres Kampar Kembali Tangkap Pengedar Narkoba Di Sunga
Supir Pemakai Narkoba Ini Gelapkan Minyak Sawit PT. BSN
Ottech
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Daihatsu Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra
Awas! VPN Palsu Penyebar Malware Beredar
Lifestyle
Bupati Alfedri: Gedung Puskesmas Baru, Pelayanan Kesehatan Juga Harus Meningkat
Bupati Alfedri: Gedung Puskesmas Baru, Pelayanan Kesehatan Juga Harus Meningkat
Komunitas Riau Mengaji Gandeng KUA Tambang Salurkan Rib
Ikatan Jurnalis Kampar Bagikan Bingkisan Lebaran Untuk
Global
GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel
GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Amb
Tan Sri Muhyiddin Yassin, Pria Keturunan Jawa-Bugis Dit
Olahraga
Ucapkan Selamat, Ini Pesan Dhika Kepada Surya Darmawan Untuk KONI Kampar
Ucapkan Selamat, Ini Pesan Dhika Kepada Surya Darmawan Untuk KONI Kampar
Fanatisme Supporter Indonesia Buat Bojan Hodak Terpana
Stadion Jakabaring Palembang Disiapkan Jadi Tuan Rumah
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Pendidikan
Pemkab Siak dan Tanoto Foundation Launching Portal Pembelajaran Siak Bedelau
Pemkab Siak dan Tanoto Foundation Launching Portal Pembelajaran Siak Bedelau
Alumni dan Guru SMAN 2 Bangkinang Bantu Siswa Beli Andr
Hindari Tatap Muka, Ini Yang Dilakukan Oleh SDN 024 Tar