Mahathir Bantah Ada Lobi Indonesia, Fahri: Tun dan Datuk Maafkan Kami

Alwira Fanzary
Rabu, 13 Maret 2019 10:18:21
Mahathir Mohammad

KANALSUMATERA.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad membantah pernyataan resmi adanya lobi Pemerintah Indonesia terkait pembebasan Siti Aisyah. Suara sindiran dan kritikan pun datang dari barisan oposisi pemerintah.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah salah satu pihak yang menyentil Pemerintah Indonesia. Lewat cuitannya di Twitter, Fahri bahkan sempat menyampaikan permintaan maaf.

"Selamat pagi Malaysia..Assalamualaikum Tun dan Datuk...Tuan2 dan Puan2 maafkan kami," demikian cuitan Fahri dikutip VIVA dari akun @Fahrihamzah , Rabu, 13 Maret 2019.

Lalu, Fahri juga sempat mencuit agar ada respons dari Kementerian Luar Negeri atau Kemlu terkait bantahan Mahathir Mohammad. Ia mengatakan hal ini karena bisa merusak hubungan diplomatik antar dua negara.

"KEMENLU harus minta maaf... ini bisa merusak hubungan diplomatik," tulis Fahri dalam cuitan berikutnya.

Sebelumnya, dikutip dari Straitstimes, Rabu 13 Maret 2019, Mahathir membantah ada tekanan diplomatik dalam upaya pembebasan Siti Aisyah. Siti merupakan WNI yang menjalani proses hukum di Malaysia karena dituduh membunuh Kim Jong Nam. Kim Jong Nam merupakan adik tiri dari Kim Jong Un, pemimpin tertinggi Korea Utara.

"Saya tidak punya informasi (mengenai itu)," tegas Mahathir menanggapi pertanyaan wartawan pada konferensi pers di parlemen pada Selasa, 12 Maret 2019.

Menurut Mahathir, pembebasan Siti Aisyah dari dakwaan pembunuhan tersebut sudah sesuai dengan fakta hukum yang ditemukan. Sehingga ini murni keputusan pengadilan.

"Ini adalah keputusan yang dibuat oleh pengadilan. Dia diadili dan diberhentikan. Jadi ini adalah proses yang mengikuti hukum. Saya tidak tahu detailnya. Tetapi, penuntut dapat memberikan pembebasan yang tidak sebesar pembebasan," tuturnya. Viva.co/Kso



Lainnya
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Jasad Sala Dekat Puing-puing Pesawat di Dasar Laut
Bendungan Jebol, 200 Orang Hilang di Brazil
Singapura Terbitkan Aturan Baru Peredaran Minol dan Sej
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik