Penyidik PBB Mulai Usut Pembunuhan Khashoggi di Turki

Alwira Fanzary
Selasa, 29 Januari 2019 08:43:39
Jamal Khashoggi

KANALSUMATERA.com - Penyelidik PBB untuk kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi tiba di Istanbul, Turki pada hari Senin (28/1) waktu setempat. Tim penyelidik kemudian akan berusaha memasuki konsulat Arab Saudi, tempat dimana Khashoggi diperkirakan dibunuh dan dimutilasi.

Agnes Callamard, pelapor khusus PBB untuk eksekusi, memimpin penyelidikan dan memulai misi selama sepekan di Turki. Kedatangan mereka ke Turki atas undangan pemerintah. Demikian dilansir dari Al Jazeera, Senin (28/1).

Callamard mengatakan pekan lalu bahwa dia belum menerima balasan dari pihak berwenang Arab Saudi terkait permintaan pihaknya untuk memasuki konsulat. Tim ini juga berencana mengunjungi Arab Saudi sebagai bagian upaya investigasi.

Khashoggi, kolumnis di The Washington Post tinggal di Amerika Serikat dan dibunuh pada 2 Oktober lalu di konsulat Arab Saudi di Turki. Dia mendatangi konsulat untuk mengurus dokumen pernikahannya. Sampai saat ini jenazahnya belum ditemukan.

Baca: Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM Kanada Tegas Menolak

Callamard juga mengapresiasi penyelidikan yang dilakukan Arab Saudi. Salah seorang juru bicara jaksa penuntut umum Saudi mengatakan ada 11 tersangka telah didakwa dan dibawa ke pengadilan untuk kasus ini, lima di antaranya terancam hukuman mati.

"Saya beranggapan penyelidikan ini sebagai langkah penting, di antara sejumlah lainnya, demi mengungkap kebenaran dan pertanggungjawaban formal atas pembunuhan kejam Khashoggi," kata Callamard.

Dia menambahkan, pihaknya akan mencari tahu siapa negara dan individu yang bertanggung jawab dengan pembunuhan Khashoggi. Tim juga telah meminta bukti dari negara lainnya, termasuk AS.

Turki meminta Arab Saudi mengekstradisi mereka yang diduga terlibat pembunuhan untuk diadili di pengadilan Turki, namun permintaan ini ditolak Riyadh. Akhir tahun lalu, Turki menginformasikan AS atas temuan penyelidikan jaksa penuntut umum Turki. Turki berulang kali menyatakan pembunuhan Khashoggi diperintahkan oleh tingkat tertinggi pemerintah Saudi.

Baca: Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino

Kejam dan Brutal

Agen Intelijen AS meyakini pembunuhan Khashoggi atas perintah putra mahkota Kerajaan Arab Saudi, Muhammad bin Salman atau MBS. Pasalnya, Khashoggi kerap mengkritik kebijakan MBS dalam tulisan-tulisannya. Tubuh Khashoggi dipotong-potong dan dibawa ke lokasi yang tak diketahui.

Riyadh membantah keterlibatan MBS dalam pembunuhan tersebut. Pihak berwenang Arab Saudi belum merespons permintaan Callamard untuk mengakses konsulat.

Selama kunjungannya, Callamard dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu dan jaksa penuntut Turki yang menyelidiki kasus tersebut.

Baca: Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan

"Investigasi Callamard penting karena dia mengatakan dia melakukan ini atas kemauannya sendiri. Tak ada otoritas di PBB atau negara anggota mana pun, menurut pemahamannya, menuntut penyelidikan independen saat ini," Stefanie Dekker dari Al Jazeera, melaporkan dari Istanbul.

"Kejahatan ini sangat kejam dan brutal, karena itulah dia memutuskan memulai investigasi," lanjutnya. Kso

Lainnya
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal D
Tidak Bisa Bahasa Mandarin, Taiwan Tolak Visa 20 Mahasi
PBB Tunggu Pemerintah Indonesia Beri Akses Ke Papua
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Real
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik