Israel Diduga akan Bangun Lagi 4.500 Rumah di Tepi Bara

Alwira Fanzary
Sabtu, 30 Maret 2019 07:08:18
Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

KANALSUMATERA.com - Pemerintah Israel pekan depan diduga akan menyetujui pembangunan 4.500 unit rumah baru khusus buat orang Yahudi di Tepi Barat Sungai Jordan, yang diduduki. Hal itu terungkap dalam laporan Lembaga Penyiaran Israel (IBA) pada Jumat.

Menurut IBA, persetujuan tersebut diperkirakan ditunda sampai pemilihan anggota Knesset (Parlemen) Israel, yang dijadwalkan diselenggarakan pada 9 April, jika pertikaian yang berlangsung antara menteri pertahanan dan keuangan tidak diselesaikan lebih dulu. Sebanyak 650 ribu pemukim Yahudi saat ini tinggal di lebih dari 100 permukiman di Al-Quds (Yerusalem) Timur dan Tepi Barat yang diduduki Israel, kata Kantor Berita Turki, Anadolu.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Al-Quds Timur sebagai wilayah yang diduduki dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana tidak sah. Sementara itu rakyat Palestina menginginkan kedua wilayah itu bersama dengan Jalur Gaza termasuk di dalam Negara Palestina pada masa depan. Kso



Terkait
Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global
Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di US
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lainnya
DK PBB Tolak Keputusan AS Akui Klaim Israel atas Golan
DK PBB Tolak Keputusan AS Akui Klaim Israel atas Golan
Laporan PBB: Muslim Rohingya Paling Teraniaya Saat ini,
Remaja Ini Duduga Bunuh Diri Karena Tidak Dibelikan Pon
Perang Dagang AS - China Disepakati akan Diselesaikan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria