Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Ambil Sikap

Mawardi Tombang
Selasa, 23 Juni 2020 12:21:05

KANALSUMATERA.com, Jakarta - Pendudukan negara Israel di tanah Palestina terus menjadi polemik global. Banyaj negara dan pihak yang mengutuknya, termasuk dari Indonesia.

Untuk menyikapinya, Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) DPR RI untuk Palestina melakukan rapat mendadak di tengah sebaran pandemi yang kembali melonjak, Selasa (23/6/2020). Dalam rapat tersebut, tim GKSB DPR RI untuk Palestina memutuskan beberapa kebijakan.

Ketua GKSB DPR RI untuk Palestina, H Syahrul Aidi Maazat Lc MA, saat dihubungi via selular menyampaika. Bahwa GKSB mengutuk tindakan aneksasi Israel di Tepi Barat.

"Pagi tadi saya memimpin rapat GKSB DPR RI untuk Palestina dalam rangka menyikapi tindakan aneksasi Tepi Barat yang akan dilakukan Israel terhadap pemukiman Palestina. Kita mengutuk tindakan sepihak Israel tersebut" terang Syahrul Aidi di ujung telepon.

Baca: Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islamic Emirate of Afghanistan

Dari rapat tersebut, lanjutnya, GKSB menetapkan beberapa agenda ke depannya, yaitu akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait dengan isu Palestina ini. Kedua akan melakuka silaturahim dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia.

"Kita juga akan mengundang dan lakukan dengar pendapat dengan NGO-NGO Peduli Palestina untuk mendapatkan info-info terkini guna sebagai pertimbangan dalam mengambil kebijakan di parlemen Indonesia. Kemudian, jika situasi kpndusif, GKSB DPR RI akan melihat langsung situasi di Palestina dan melakukan koordinasi dengan parlemen Palestina." terangnya.

GKSB DPR RI merupakan bagian Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI. Sebagai ujung tombak komunikasi DPR RI dengan parlemen negara lain. rls

Terkait
GKSB DPR Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa, Minta Pemerintah RI Tegas ke Israel
GKSB DPR Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa, Minta Pemerintah RI Tegas ke Israel
Lainnya
Pasang Surut Hubungan Prancis Dengan Dunia Islam, Atas Nama Kebebasan dan Sekularisme
Pasang Surut Hubungan Prancis Dengan Dunia Islam, Atas Nama Kebebasan dan Sekularisme
Kuil Setan Protes Tak Diundang Berdoa di Rapat Dewan Ko
Empat Bulan Berlalu, Jasad Jamal Khashoggi Belum Juga D
Perempuan di India Ini Nyaris Dibakar Hidup-hidup Karen
Budaya
Rumah Lontiok di Ngarai Sianok Bukittinggi Dijual, Bahan Kayu Sejak Tahun 1870 Silam
Rumah Lontiok di Ngarai Sianok Bukittinggi Dijual, Bahan Kayu Sejak Tahun 1870 Silam
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud:
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar N
Ottech
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Awas.. Ada Judi Berbungkus Game Anak-Anak di iOS
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Meng
Olahraga
Dari Kejuaraan Bulu Tangkis PB New Sanggam, Irwan Saputra Optimis SDM Kampar Berpotensi
Dari Kejuaraan Bulu Tangkis PB New Sanggam, Irwan Saputra Optimis SDM Kampar Berpotensi
Batam Segera Miliki Sirkuit Motor GP, Ketua MPR Dukung
Turnamen Boxing Piala Wako Batam Sukses Digelar
Pendidikan
Peringati Hari Pahlawan, BEM UIR Ziarah ke Taman Makam Pahlawan
Peringati Hari Pahlawan, BEM UIR Ziarah ke Taman Makam Pahlawan
Momen Hari Pahlawan, Semangat Tangguh Kepahlawanan Dala
Materi Akhir Diklat Jurnalistik FJRK Terkait Pemberitaa
Daerah
Bupati Kampar Targetkan Awal Tahun 2022 APBD Telah Dapat Digunakan
Bupati Kampar Targetkan Awal Tahun 2022 APBD Telah Dapat Digunakan
Pemkab Bengkalis Beri Jawaban Atas Pandangan Umum Fraks
APBD Kabupaten Kampar Ditetapkan 2,141 Trilliun, PAD Me
Politik
Kokohkan PKS di Akar Rumput, Ahmad Heryawan  Minta Kader Masuk ke Semua Lini Masyarakat
Kokohkan PKS di Akar Rumput, Ahmad Heryawan  Minta Kader Masuk ke Semua Lini Masyarakat
Arnita Sari Manfaatkan Majelis Taklim Untuk Serap Aspir
PKS Sumbagut: Politik PKS adalah Politik Silaturahim da
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I