Usai Turun Tahta, Eks Raja Malaysia Dikabarkan Akan Bercerai Dengan Miss Rusia
KANALSUMATERA.com - Kabar mengejutkan dari Raja Muhammad I, Raja Malaysia yang baru mengundurkan diri. Raja Malaysia yang turun tahta hanya beberapa minggu setelah menikahi seorang mantan ratu kecantikan Rusia, kini dikabarkan berada di ambang perceraian.
Sultan Muhammad V menikahi Oksana Voevodina (25), pada November 2018. Namun kini sang ratu kecantikan terancam segera menjanda. Padahal, mantan Miss Moscow itu masuk Islam pada awal tahun dan menikah dengan raja.
Pasangan itu menikah di Moskow pada upacara mewah mengikuti tradisi Islam yang ketat, termasuk bebas alkohol dengan makanan halal.
Namun pada Januari 2019 ini, Sultan yang berusia 49 tahun memutuskan untuk mundur dari tahta Malaysia, sebuah langkah yang mengejutkan negara.
Sebab, sebagaimana dilansir dari Honey.nine.com.au, belum sampai setengah masa jabatannya, sang raja memilih turun tahta.
Sudah jatuh tertimpa tangga. Kini, media Rusia mengklaim pernikahan Sultan Mahmud V dengan Voevodina pun telah berada di ujung tanduk.
The Mirror mengutip laporan dari berita Tolko Nikomu yang menuliskan kabar itu.
"Dongeng tentang Cinderella Rusia yang menikahi seorang raja kemungkinan akan berakhir dan persiapan dokumen yang diperlukan sudah berlangsung."
Dibantah Ayah Voevodina
Walau situs berita Rusia, Izvestia, menyebut pasangan tersebut telah memutuskan untuk bercerai. Tetapi ayah Voevodina mengatakan desas-desus perceraian itu salah.
"Ini omong kosong. Saya tidak membaca internet tetapi saya akan menjadi orang pertama yang tahu," kata Andrey Gorbatenko.
Awal bulan ini muncul laporan yang menyatakan model itu hamil, mengharapkan anak pertama pasangan itu.
Di Malaysia, Sultan Abdullah dari Pahang telah terpilih sebagai raja baru negara itu.
Negara ini memiliki monarki konstitusional, di mana jabatan puncaknya berotasi antara sembilan penguasa negara turun-temurun setiap lima tahun.
Sultan Pahang -sebuah negara besar di Semenanjung Malaysia- diperkirakan akan dilantik ke dalam peran barunya pada 31 Januari.
