Bertambah 15.383 Orang, Dua Warga WNI Turut Menjadi Korban Gempa Turki

Mawardi Tombang
Kamis, 9 Februari 2023 15:12:32
Evakuasi Korban Gempa Turki.

KANALSUMATERA.com - Korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,8 di Turki dan Suriah bertambah. Lebih dari 15 ribu orang tewas akibat gempa dashyat tersebut.

Ada dua warga negara Indonesia (WNI) yang turut menjadi korban jiwa. Dilansir dari detikNews pada Kamis (9/2/2023), para pejabat dan petugas medis menyebut, 12.391 orang tewas di Turki dan 2.992 di Suriah. Total korban jiwa terkonfirmasi sebanyak 15.383 orang.

Hingga kini proses evakuasi korban gempa masih berlangsung. Tim penyelamat terus bekerja meski di tengah cuaca dingin. Tim menyisir puing-puing rerentuhan bangunan dengan harapan bisa menyelamatkan korban yang masih selamat.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengakui, pemerintahannya tidak siap menghadapi gempa besar M 7,8. Itu disampaikan Erdogan menanggapi tuduhan pemerintahannya gagal memasok penyelamat dalam jumlah yang cukup. Termasuk kritikan terkait bantuan untuk para korban gempa.

Baca: Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan

"Tentu saja, ada kekurangan. Kondisinya jelas terlihat. Tidak mungkin siap menghadapi bencana seperti ini," sebut Erdogan seperti dikutip AFP, Rabu (8/2/2023).

Sementara itu, dua orang WNI asal Bali terkonfirmasi jadi korban gempa Turki. WNI itu bernama Nia Marlinda dan anaknya yang berusia satu tahun.

Sementara itu, tim KBRI Ankara telah mengevakuasi korban gempa magnitudo 7,8 Turki. Ada 123 orang yang telah dievakuasi oleh tim. Tim KBRI Ankara, yang dipimpin langsung oleh Dubes RI, tiba di daerah gempa pada 7 Februari 2023 pukul 21.30 waktu setempat. Kondisi cuaca badai salju dengan suhu 4-7 derajat Celsius.*

Terkait
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih da
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Lainnya
Erdogan: Hagia Sophia akan Jadi Masjid, tidak Lagi Museum
Erdogan: Hagia Sophia akan Jadi Masjid, tidak Lagi Museum
Keluarga Terkaya Ini Sumbang Rp 150 Miliar untuk Minta
Malaysia Kutuk Keputusan Trump Terkait Golan
Laporan PBB: Muslim Rohingya Paling Teraniaya Saat ini,
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Real