Hamas-Fatah Selisih Faham, Otoritas Nasional Palestina Tarik Stafnya dari Persimpangan Mesir-Gaza

Mawardi Tombang
Senin, 7 Januari 2019 22:52:06

KANALSUMATERA.com - Persoalan Palestina makin rumit. Bahkan terjadi di internal pemerintaan Palestina sendiri. Dimana polemik antara kelompok Hamas dan Fatah makin menjadi-jadi.

Kelompok Fatah Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah memutuskan untuk membatalkan perayaan Ulang Tahun ke-54 revolusi Palestina di Gaza. Mereka juga mengutuk kelompok Hamas karena menangkap anggota Fatah.

Sementara itu Otoritas Urusan Sipil Palestina menjelaskan, mereka telah memutuskan menarik mundur staf dari titik persimpangan utama antara Jalur Gaza dan Mesir serta menuduh Hamas mengganggu pekerjaan mereka.

"Sebagai hasil dari penangkapan dan pelecehan yang berkelanjutan oleh Hamas terhadap personel kami serta upaya untuk mengganggu pekerjaan mereka, kami telah memutuskan bahwa mulai besok pagi (Senin), kami akan menarik seluruh staf Otoritas Nasional Palestina (PNA) yang bertugas di persimpangan Rafah," seperti yang tertulis dalam pernyataan itu.

Baca: Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah Klaim Trump

Sedangkan Juru Bicara Hamas Abdel Latif Qanoua mengatakan, keputusan itu merupakan bagian dari rencana untuk membagi Gaza di bawah 'kesepakatan abad ini'.

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (7/1/2019), menurut Qanoua, itu merupakan sebuah rencana penyelesaian Timur Tengah yang telah dikerjakan Amerika Serikat (AS) sejak Presiden AS Donald Trump mengasumsikan jabatan kepresidenannya.

Hamas, yang terdaftar sebagai organisasi teroris di sejumlah negara termasuk AS dan Israel, menguasai Jalur Gaza setelah perang singkatnya dengan Fatah yang dipimpin Mahmoud Abbas yang juga merupakan Presiden PNA pada 2007 silam.

Kemudian pada 2017, kedua kelompok yang berseberangan itu sepakat untuk memerintah kantong Gaza dan Tepi Barat bersama-sama.

Terkait
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Meng
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj d
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Lainnya
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islam
Mabuk, Pengemudi Tidak Sadar Kendarai Mobil dengan Tiga
Israel Bersiap Perburuk Siksa Tahanan Palestina
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar