Serangan Bersenjata di Somalia Tewaskan 26 Orang di Hotel

Amar
Senin, 15 Juli 2019 07:25:21
Somalia control

Mogadishu, KANALSUMATERA.com -Setidaknya 26 orang, termasuk seorang jurnalis terkemuka dan beberapa orang asing, tewas dalam sebuah serangan di sebuah hotel di Somalia selatan pada Jumat (12/07) malam.

Seorang pembom bunuh diri menabrakkan mobil yang berisi bahan peledak ke hotel Asasey di Kismayo, dan orang-orang bersenjata kemudian menyerbu gedung.

Wartawan Hodan Nalayeh, 43, dan suaminya Farid termasuk di antara korban tewas.

Kelompok al-Shabab telah mengklaim di balik serangan itu, yang terburuk di Kismayo sejak mereka dipaksa keluar pada 2012.

Seorang politisi lokal, tiga warga Kenya, tiga warga Tanzania, dua warga Amerika, dan satu warga Inggris juga tewas, kata pihak berwenang.

Baca: Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan

Bagaimana serangan itu terjadi?

Beberapa politisi daerah dan tetua klan berada di dalam hotel mendiskusikan pemilihan daerah yang akan datang ketika serangan dimulai. Saksi mata mengatakan mereka mendengar ledakan besar sebelum beberapa pria bersenjata memaksa masuk.

"Ada kekacauan di dalam, saya melihat beberapa mayat dibawa dari tempat kejadian dan orang-orang melarikan diri dari bangunan di sekitarnya," kata seorang saksi mata, Hussein Muktar, selama serangan itu.

Pihak berwenang membutuhkan waktu 12 jam untuk mendapatkan kembali kendali atas hotel tersebut.

Presiden regional Ahmed Mohamed menyebut jumlah korban 26 orang dengan lebih dari 50 orang terluka. Tiga penyerang tewas sementara satu orang ditangkap.

Baca: Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu

Siapa saja yang menjadi korban?

Hodan Nalayeh mendirikan platform media Integration TV untuk menceritakan kisah-kisah tentang kehidupan di Somalia dan diaspora Somalia.

Episode baru-baru ini berfokus pada pengusaha perempuan Somalia dan hal-hal yang harus dilakukan di kota Las Anod.

Dia pindah ke Kanada bersama keluarganya ketika dia berusia enam tahun dan kemudian menjadi tokoh masyarakat Somalia di sana. Namun ibu dua anak ini baru saja kembali ke Somalia.

Dia pernah berbicara tentang bagaimana dia ingin diingat setelah kematiannya.

Baca: Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih dari 1.400 Masih Hilang

"Visi saya bukanlah untuk menjadi terkenal dan untuk menghasilkan uang. Misi saya adalah apa yang akan saya tinggalkan ketika saya mati dan untuk apa saya akan diingat," katanya.

"Salah satunya adalah saya ingin orang-orang mengingat bahwa saya mencintai orang-orang Somalia dan ingin mereka menjadi saudara dan untuk mengingat pentingnya persatuan kita untuk negara kita."

Beragam penghormatan diberikan ke Nalayeh, dengan wartawan BBC Farhan Jimale menyebutnya "berjiwa indah" sementara Menteri Imigrasi Kanada Ahmed Hussen mengatakan dia adalah "suara bagi banyak orang".

Sindikat Jurnalis Somalia mengatakan bahwa Nalayeh dan reporter lain juga terbunuh di Kismayo, Mohamed Omar Sahal, adalah dua jurnalis yang dibunuh di negara itu tahun ini.

Seberapaseringkah serangan ini terjadi?

Baca: HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP

Serangan militan sering terjadi di Somalia, tetapi setelah al-Shabab diusir keluar dari Kismayo, pelabuhan tersebut relatif damai.

Anggota militan telah secara reguler melakukan serangan di ibukota Mogadishu, meskipun kehadiran pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika dan pasukan Somalia yang dilatih oleh AS cukup besar di sana.

Al-Shabab berafiliasi dengan al-Qaeda dan tetap eksis di pedesaan Somalia.



Terkait
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembunyikan di Botol Air Mineral
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Lainnya
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP
Pertemuan Sosek Malindo Dimulai, Ini Agenda Penting Aka
100 Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Feri di Irak
Lima Tahun Hilangnya Pesawat MH370, Keluarga Masih Mena
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung