Karena Kasta Rendah, Remaja India Terpaksa Bawa Jasad Ibunya dengan Sepeda

Alwira Fanzary
Minggu, 20 Januari 2019 14:47:37
Saroj membawa jasad ibunya dengan sepeda

KANALSUMATERA.com - Seorang remaja di India terpaksa membawa jasad ibunya ke tempat peristirahatan terakhirnya dengan menggunakan sepeda karena para tetangga menolak untuk membantunya.

Remaja yang diketahui bernama Saroj itu direkam berjalan telanjang kaki sejauh 5 kilometer dengan jasad sang ibu diletakkan di atas sepedanya. Dia membawa jasad itu ke hutan di mana dia menggali sebuah lubang dan menguburkannya.

Dia kini menjadi yatim piatu setelah ayahnya meninggal dunia saat Saroj berusia tujuh tahun.

Pemuda berusia 17 tahun itu sebelumnya telah berbicara untuk mencoba meminta bantuan dari tetangganya di Karlabahali, Odisha, India, setelah ibunya yang berusia 45 tahun jatuh pingsan dan meninggal saat berjalan untuk mendapatkan air.

Baca: Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan

Dia meminta warga setempat membantunya mengkremasi jasad sang ibu, tetapi permintaan itu ditolak karena Saroj berasal dari kasta yang rendah.

Dalam rekaman video yang memilukan, seorang pria bertanya apa yang dibawa Saroj di sepedanya. Dia menjawab dengan lirih: “ini ibu saya”.

Menurut laporan BBC yang dilansir Mirror, Minggu (20/1/2019), sistem kasta di India telah ada sejak 3.000 tahun lalu. Kasta dibagi berdasarkan karma (perbuatan) dan dharma (kesalehan) untuk agama Hindu.

Sistem ini masih digunakan di daerah-daerah terpencil di India meski undang-undang di negara itu telah melarang diskriminasi berdasarkan kasta sejak 1950-an. ozo/kso

Terkait
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih da
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Lainnya
Benjamin de Rothschild Meninggal Dunia, Tinggalkan Asset 194 Miliar Dollar
Benjamin de Rothschild Meninggal Dunia, Tinggalkan Asset 194 Miliar Dollar
Kelompok Bersenjata Serang Klub di Meksiko, 15 Tewas
Akibat Serangan Ayan, Seorang Wanita Tewas Dimakan Babi
Pertumbuhan Ekonomi China Melambat, Terendah Selama 28
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan