Mengejutkan..! Mantan Menteri Israel Mengaku Jadi Mata-Mata Iran pada 1995-1996

Mawardi Tombang
Rabu, 9 Januari 2019 20:46:35
Gonen Segev

KANALSUMATERA.com - Mantan menteri energi Israel pada 1995-1996, Gonen Segev, mengakui telah melakukan spionase untuk Iran. Pengakuan itu ditulis Segev dalam perjanjian pembelaan dengan imbalan hukuman penjara 11 tahun pada Rabu (9/1).

Badan kontraspionase Israel, Shin Bet, mengatakan, Segev telah direkrut intelijen Iran ketika tinggal di Nigeria. Sejak saat itu, dia telah bertindak sebagai agen intelijen Iran.

Shin Bet menemukan bahwa Segev melakukan kontak dengan para pejabat di kedutaan Iran di Nigeria pada 2012. Ia pun sempat berkunjung ke Iran sebanyak dua kali sehubungan dengan kegiatannya sebagai agen.

Menuruy Shin Bet, Segev menerima sistem komunikasi terenkripsi dari agen Iran. Dia pun memasok Iran dengan informasi yang berkaitan dengan sektor energi, situs keamanan, dan data pejabat di lembaga politik serta keamanan Israel.

Baca: Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global

Segev ditangkap pada Mei tahun lalu ketika berkunjung ke Guinea Ekuatorial. Sebulan kemudian dia didakwa melakukan spionase oleh pengadilan Israel.

Kendati telah mengakui perbuatannya, pengadilan Israel belum menyepakati hukuman yang ditulis Segev di surat pembelaannya. Belum ada tanggapan langsung dari Iran atas kasus Segev.

Israel dan Iran telah terlibat perselisihan. Tel Aviv telah menuding Teheran mendukung kelompok teroris dan gerilyawan di Lebanon dan Jalur Gaza. Sementara Iran menuding Israel berada di belakang tindakan sabotase dan pembunuhan para ilmuwan yang terlibat dalam program nuklirnya.

Terkait
Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Menghadapi Iran
Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Menghadapi Iran
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lainnya
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Ambil Sikap
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Ambil Sikap
Seorang WNI dan Suaminya Dilaporkan Hilang di Malaysia
Ratu Kecantikan Rela Bayar Rp 42 Miliar untuk Bunuh Sua
Mahathir Bantah Ada Lobi Indonesia, Fahri: Tun dan Datu
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhi
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan