Ketika Presentasi 2 Menit Anies Baswedan Dipuji Para Dubes dan Sekjend PBB

Mawardi Tombang
Senin, 19 April 2021 06:59:39

KANALSUMATERA.com - JAKARTA - Pujian kembali datang ke Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Kali ini datang dari Sekretaris Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guteres saat Anie diberi kesempatan presentasi di acara dialog C40 Cities secara virtual pada Jumat (16/4/2021). Dalam acara yang dipandu eks ketua C40 David Miller, Anies selaku wakil ketua dewan pengawah jejaring C40 hanya berpidato singkat sekitar dua menit.

"Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam, selamat pagi semuanya. Yang terhormat Sekjen PBB Pak Antonio Guterres. Para sesama gubernur dan wali kota, para hadirin sekalian," kata Anies membuka pidatonya di hadapan wali kota dan gubernur anggota C40 lainnya.

Anies dalam presentasinya menyampaikan, pemerintah kota memiliki tugas untuk menyediakan lingkungan tempat tinggal yang layak huni bagi warga kotanya. "Hal ini termasuk dengan mengatasi dampak perubahan iklim dengan melakukan upaya untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh kota-kota," ucapnya.

Baca: Eksodus Tenaga Ahli dari Israel Meningkat, Sektor Teknologi dan Kesehatan Terancam Kehilangan SDM

Anies menjelaskan, kota-kota secara global melakukan pengurangan emisi dengan berkomitmen dan mengalokasikan sumber daya untuk membuat rencana aksi iklim. Selain itu, juga melakukan implementasi aksi iklim dalam strategi transportasi, tata bangunan, serta mempromosikan energi bersih, dan banyak lagi.

"Jadi para hadirin sekalian, kota-kota di dunia melakukan langkah-langkah terobosan yang berani, dan demikian halnya dengan Jakarta. Jakarta telah berkomitmen untuk menjadi kota berketahanan iklim," ucap Anies.

Baca: Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen

Anies menjelaskan kerja dia di Jakarta. Jakarta telah bertransformasi dari pembangunan yang berbasis mobil ke pembangunan yang berbasis pada transit. Jakarta, sambung dia, memimpin dalam aksi transportasi dan mobilitas yang berkelanjutan. Pihaknya pun ingin melanjutkan program itu lebih jauh.

"Jadi, pada kesempatan ini para hadirian sekalian, izinkan saya untuk mengutarakan beberapa bantuan yang dibutuhkan oleh kota-kota dari PBB. PBB memiliki peran yang besar untuk membantu kota-kota di dunia," ujar pria mantan Rektor Universitas Paramadina ini.

Dia melanjutkan, pertama, PBB dapat mendorong negara untuk mengakui pencapaian aksi iklim yang dilakukan di tingkat kota. Langkah itu perlu dihitung sebagai bagian dari National Detemined Contribution (NDC) aksi iklim.

Baca: Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional

Kedua, kata Anies, dalam kapasitasnya, PBB mampu meminjamkan tangannya untuk mendorong terjadinya integrasi vertikal dan horizontal di tingkat aksi serta kebijakan.

"Terakhir, dalam rangka menuju COP 26, PBB dapat pula mendukung negara-negara untuk mengembangkan arsitektur dan struktur pendanaan yang komprehensif untuk menerjemahkan manfaat yang diperoleh pemerintah nasional pada forum global untuk dieksekusi pada level lokal. Terima kasih banyak," tutupnya.

Baca: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Berikut Tugas dan Wewenangnya

Usai Anies berpidato, Sekjen Antonio Guterres langsung memberi respon. Dia sepakat dengan materi yang disampaikan Anies.

"Apabila saya boleh menanggapi, saya hanya ingin mengatakan, kami sepenuhnya mendukung usulan Anda dan siap melakukan yang terbaik dengan organisasi dan tim perwakilan PBB di berbagai negara untuk sepenuhnya melalui advokasi global dengan para pemerintah untuk melakukan persis seperti yang Anda usulkan kepada kami," terang Guterres.

Sumber: Republika

Anies pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi tanggapan Guterres.

David Miller selaku moderator dan beberapa duta Besar Global untuk aksi iklim inklusif pun berseloroh memuji materi yang disampaikan Anies. "Gubernur Baswedan, Anda telah berhasil mempengaruhi PBB hanya dalam waktu dua menit, bayangkan apabila Anda mendapatkan waktu empat menit," kata Miller sambil tersebut. ***



Lainnya
Ramai-ramai Terbitkan Larangan Terbang Boeing 737 Max 8
Ramai-ramai Terbitkan Larangan Terbang Boeing 737 Max 8
Usai Diresmikan PM Modi, Kereta Cepat Pertama Buatan In
Kesehatan Mental Warga AS Buruk di Bawah Pemerintahan T
Langgar Privasi, Prancis Denda Google Rp 800 Miliar
Kriminal
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I