Lima Pelaku Pembunuhan Khashoggi Dituntut Hukuman Mati

Alwira Fanzary
Kamis, 3 Januari 2019 18:28:04
Khashoggi

Pengadilan Arab Saudi telah menggelar sidang perdana kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, Kamis (3/1). Dalam persidangan itu, dihadirkan 11 tersangka yang terlibat dalam kasus Khashoggi.

Berdasarkan keterangan yang dirilis Kantor Jaksa Penuntut Umum Saudi, seperti dikutip laman Daily Sabah, lima tersangka di antaranya telah dituntut hukuman mati. Namun, identitas mereka belum dipublikasikan.

Baca: Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026

Menurut Kantor Jaksa Penuntut Umum Saudi, penyidikan atas kasus Khashoggi masih terus berjalan. Saudi juga telah meminta otoritas Turki untuk mengirim bukti-bukti yang berhasil mereka himpun guna keperluan persidangan. Namun, permintaan itu belum mendapat tanggapan.

Khashoggi dibunuh dan dimutilasi di gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Kendati otoritas Turki dan Saudi telah mengonfirmasi bahwa Khashoggi dibunuh, tapi hingga kini jasadnya belum ditemukan.

Beredar dugaan bahwa potongan tubuhnya dilenyapkan menggunakan asam florida. Tapi, dugaan tersebut belum dapat dibuktikan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengatakan, pembunuhan terhadap Khashoggi direncanakan. Ia pun menyerukan Saudi agar mengekstradisi para pelaku pembunuhan Khashoggi ke negaranya.

Baca: BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla

Menurut Erdogan, Turki adalah pihak yang paling layak mengadili para pelaku. Sebab, pembunuhan Khashoggi terjadi di yurisdiksinya.

Namun, permintaan Erdogan ditolak Saudi. Riyadh menyatakan, akan mengadili para pelaku dengan hukumnya sendiri. Rpo/Kso

Terkait
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lainnya
Kebakaran Di Bangladesh, 69 Orang Meninggal Dunia
Kebakaran Di Bangladesh, 69 Orang Meninggal Dunia
Pasca Kecelakaan, Pangeran Philip Serahkan SIM ke Polis
Ternyata Ini yang Dibawa Pesawat Ethiopia yang Dipaksa
Jika Kekerasan Suku Uighur Berkaitan dengan Islam, PBNU
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Daerah
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Kampar Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I