Lima Pelaku Pembunuhan Khashoggi Dituntut Hukuman Mati

Alwira Fanzary
Kamis, 3 Januari 2019 18:28:04
Khashoggi

Pengadilan Arab Saudi telah menggelar sidang perdana kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, Kamis (3/1). Dalam persidangan itu, dihadirkan 11 tersangka yang terlibat dalam kasus Khashoggi.

Berdasarkan keterangan yang dirilis Kantor Jaksa Penuntut Umum Saudi, seperti dikutip laman Daily Sabah, lima tersangka di antaranya telah dituntut hukuman mati. Namun, identitas mereka belum dipublikasikan.

Baca: Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah Klaim Trump

Menurut Kantor Jaksa Penuntut Umum Saudi, penyidikan atas kasus Khashoggi masih terus berjalan. Saudi juga telah meminta otoritas Turki untuk mengirim bukti-bukti yang berhasil mereka himpun guna keperluan persidangan. Namun, permintaan itu belum mendapat tanggapan.

Khashoggi dibunuh dan dimutilasi di gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Kendati otoritas Turki dan Saudi telah mengonfirmasi bahwa Khashoggi dibunuh, tapi hingga kini jasadnya belum ditemukan.

Beredar dugaan bahwa potongan tubuhnya dilenyapkan menggunakan asam florida. Tapi, dugaan tersebut belum dapat dibuktikan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengatakan, pembunuhan terhadap Khashoggi direncanakan. Ia pun menyerukan Saudi agar mengekstradisi para pelaku pembunuhan Khashoggi ke negaranya.

Baca: Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global

Menurut Erdogan, Turki adalah pihak yang paling layak mengadili para pelaku. Sebab, pembunuhan Khashoggi terjadi di yurisdiksinya.

Namun, permintaan Erdogan ditolak Saudi. Riyadh menyatakan, akan mengadili para pelaku dengan hukumnya sendiri. Rpo/Kso

Terkait
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Meng
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj d
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lainnya
Didesak Oposisi, Perdana Menteri Papua Nugini Mengundurkan Diri
Didesak Oposisi, Perdana Menteri Papua Nugini Mengundurkan Diri
Trump Kutuk Serangan di Masjid New Zealand
Stephania Scolaro, Sang Selebgram London Dihukum Impor
Perang Dagang AS - China Disepakati akan Diselesaikan
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket