Lima Tahun Berlalu, Keluarga Masih Menanti Kepastian Nasib MH370

Alwira Fanzary
Sabtu, 2 Maret 2019 20:57:38
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Hampir lima tahun berlalu saat pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 tiba-tiba dikabarkan lenyap dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing.


Sekelompok kerabat dan keluarga Malaysia dari para penumpang pesawat nahas tersebut kerap bertemu sekitar sebulan sekali, biasanya di kedai kopi atau rumah di Kuala Lumpur untuk saling mendukung dan berusaha untuk tetap konsisten menuntut kejelasan atas nasib keluarga atau sanak saudara mereka di dalam penerbangan itu.

Tercatat total ada 239 orang yang berada dalam pesawat Boeing 777 ketika pesawat itu menghilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014. Kasus itu hingga saat ini masih menjadi misteri penerbangan terbesar di dunia.


Potongan puing-puing pesawat yang diduga berasal dari pesawat itu telah muncul di garis pantai Afrika timur, tetapi dua pencarian bawah laut di Samudra Hindia selatan terbukti tidak membuahkan hasil dan meninggalkan sedikit petunjuk tentang apa yang terjadi pada pesawat itu.

Jacquita Gonzales, wanita yang kehilangan suaminya dalam penerbangan itu mengatakan, kerabat korban sering berkumpul karena memiliki kesamaan, yakni rasa kehilangan dan keinginan untuk mendapatkan informasi jelas soal nasib penumpang pesawat tersebut.

Baca: China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun

"Ini melampaui kelompok yang menunggu jawaban," kata Gonzales.

"Itu telah menjadi keluarga juga, keluarga besar," katanya kepada Reuters.

Selama lima tahun terakhir, kelompok ini telah berkampanye untuk menjaga perhatian publik pada MH370 dan saling membantu mengatasi kesedihan mereka dan mencoba menjalani kehidupan normal dengan kembali bekerja, dan membesarkan anak-anak.

Pada awal 2017, Malaysia, China dan Australia mengakhiri pencarian dua tahun pesawat uang menelan biaya 144 juta dolar AS di Samudra Hindia. Pencarian berakhir tanpa ada jawaban soal jejak pesawat.

Kemudian pencarian dilanjutkan selama beberapa bulan di utara area target asli, dipimpin oleh perusahaan eksplorasi Amerika Serikat Infinity Ocean, berakhir sama pada Mei 2018. Hasilnya pun nihil.

Sebuah laporan setebal 495 halaman yang diterbitkan pada bulan Juli mengatakan Boeing 777 kemungkinan sengaja diambil keluar jalur tetapi para penyelidik tidak dapat menentukan siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana nasib pesawat itu saat ini.

Pemerintah Malaysia mengatakan akan mempertimbangkan untuk melanjutkan pencarian jika ada bukti baru.

"Mereka mengucapkan selamat tinggal. Tetapi bagi kami, kami sama sekali tidak ada kata selamat tinggal," sambung Gonzales. RMol/Kso

Lainnya
Penemu Kalkulator Meninggal Dunia
Penemu Kalkulator Meninggal Dunia
Hujan Deras, Sebagian Distrik Di Makkah Banjir
Pria di Hawaii Ini Bunuh dan Simpan Potongan Jasad Ibun
Akhirnya Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini