Nelayan Iran Terdampar di Aceh Dilarang Imigrasi Turun Dari Kapal

Amar
Selasa, 28 Januari 2020 15:58:21
nelayan Iran saat berada di atas kapal mereka di perairan Aceh yang mengalami kerusakan mesin

ACEH BARAT, KANALSUMATERA.com - Belasan nelayan Iran yang terdampar di perairan laut Kawasan Aceh Barat tidak diizinkan bersandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) yang berada di Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Andrianto Argamuda, SIK melalui Kepala Sub Bagian Humas, Polres setempat Ajun Komisaris Polisi Usman Ahmad Yani mengatakan para nelayan tersebut tidak diizinkan merapat sesuai dengan perintah Imigrasi.

"Mereka tidak dibenarkan merapat sesuai perintah imigrasi, tidak boleh ada satupun yang merapat atau turun dari kapal memuju daratan. Alasan dari Imigrasi mereka tidak miliki persyaratan administrasi tidak lengkap contoh pasport," kata AKP Usman Ahmad Yani.

Dikatakannya, para nelayan yang terdampar tersebut lantaran kerusakan mesin sehingga ditarik ke daratan oleh nelayan setempat.

Hingga saat ini, seperti dilansir ajnn.net pihak lintas sektor diantaranya Kantor Imigrasi TPI Kelas II B Meulaboh, Syahbanda, Kepolisian, serta pemerintah kabupaten setempat akan melakukan koordinasi terkait nelayan Iran tersebut.

Baca: Ayah - Anak Balita yang Bersepeda Motor ke Arab Saudi Pulang ke Jambi

"Instansi terkait akan duduk membahas terkait mereka baik kapal mereka yang katanya rusak dan mati mesin maupun nelayan itu yang akan dipulangkan," sebutnya.

Berikut nama-nama para nelayan yang terdampar tersebut :

1. Lal Muhammad

2. Annar

3. Al Abbas

4. Abdullah

5. Muhammad rafiq( tua)

6. Abdul Nasir

7. Abdullah fariziq

8. Jawi

9. Ismail

10. Muhammad Rafiq ( Muda)

11. Nathim

12. Adam

13. syahaqi

14. Amir Muhammad

Lainnya
Dua Jenazah WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan ke Kampung Halamannya
Dua Jenazah WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan ke Kampung Halamannya
Akibat Serangan Ayan, Seorang Wanita Tewas Dimakan Babi
Singapura Terbitkan Aturan Baru Peredaran Minol dan Sej
4.629 Pemilih di Medan Masuk DPT Luar Negeri, Kok Bisa?
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Global
GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel
GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel
Terkait Aneksasi Israel di Tepi Barat, Senayan Akan Amb
Tan Sri Muhyiddin Yassin, Pria Keturunan Jawa-Bugis Dit
Hukum
Pengamat Sebut Ada Kejanggalan Vonis 2 Tahun Penyiram Novel Baswedan
Pengamat Sebut Ada Kejanggalan Vonis 2 Tahun Penyiram Novel Baswedan
PWOINusantara Riau Apresiasi Polresta Pekanbaru Atas Du
Mirwansyah Menangkan Gugatan Banding Putri Indah di PTA
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Leisure
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Khawatir Dampak Corona, Wisatawan China Batal ke Istana
Ini Dampak Virus Corona bagi Wisatawan Bintan
Pendidikan
Tim Diavo dan IPKKI Bagikan Masker di Pasar-Pasar Pekanbaru
Tim Diavo dan IPKKI Bagikan Masker di Pasar-Pasar Pekanbaru
Dinas Perpusip Gandeng Polresta Pekanbaru Tingkatkan Mi
Ikatan Mahasiswa Kecamatan Tambang (IMKT) Jalin Kerjasa
Nasional
Banyak Dikeluhkan, Pemkab Kampar Harus Evaluasi Sistem Isolasi ODP Covid-19
Banyak Dikeluhkan, Pemkab Kampar Harus Evaluasi Sistem Isolasi ODP Covid-19
Syahrul Aidi Fasilitasi Gubri Ekspose Kondisi Riau di S
Syahrul Aidi Kecewa, Tak Ada Kata Riau di RKA/RKP Kemen