Oposisi Melaka Kritik Rencana Jembatan Melaka-Dumai, Tapi Kata Ketua Menteri Melaka: Berdampak!

Mawardi Tombang
Jumat, 26 Desember 2025 00:15:07

KANALSUMATERA.com - Melaka – Wacana pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Melaka negara Malaysia, dengan Dumai negara Indonesia menuai kritik. Kritikan ini keluar mengingat kesiapan finansial kedua belah pihak.


Kritikan datang dari pemimpin oposisi negara bagian Melaka, Mohd Yadzil Yaakub. Ia menilai rencana tersebut tidak realistis dan berisiko membebani keuangan negara bagian.

Yadzil mempertanyakan kelayakan proyek jembatan sepanjang 47,7 kilometer itu di tengah kondisi fiskal Melaka yang dinilainya masih rapuh. Menurut dia, pendapatan tahunan Melaka relatif terbatas dan sebagian besar habis untuk biaya operasional pemerintahan.

“Jika utang yang ada belum mampu dilunasi, bagaimana pemerintah negara bagian bisa meyakinkan rakyat bahwa mereka mampu mengelola utang baru bernilai miliaran ringgit?” ujar Yadzil, seperti dikutip Free Malaysia Today.

Ia menegaskan, negara bagian Melaka hingga kini masih sangat bergantung pada bantuan pemerintah federal di Putrajaya. Bahkan untuk perbaikan jalan, pemerintah negara bagian masih memerlukan dukungan dana pusat.

“Jika bantuan federal masih dibutuhkan untuk infrastruktur dasar, sulit membayangkan Melaka mampu mendanai pembangunan jembatan yang melintasi Selat Malaka,” katanya.

Pemerintah negara bagian Melaka sebelumnya mengumumkan rencana pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Pengkalan Balak di Masjid Tanah dengan wilayah di Indonesia. Proyek ini diklaim dapat memangkas waktu tempuh antar kedua wilayah menjadi sekitar 40 menit.

Ketua Menteri Melaka, Ab Rauf Yusoh, menyatakan kajian awal proyek akan dimulai pada Januari mendatang. Pemerintah Melaka telah mengalokasikan dana sekitar RM500.000 untuk studi kelayakan yang mencakup aspek teknis, ekonomi, dan logistik.

“Kami percaya proyek ini berpotensi memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Melaka,” ujar Ab Rauf.

Namun, Yadzil menilai kecil kemungkinan pemerintah federal akan memberikan pendanaan untuk megaproyek tersebut. Jika proyek dibiayai oleh pihak swasta, ia mengingatkan adanya risiko tarif tol tinggi, pemborosan anggaran, serta kegagalan konsesi.

Menurut dia, wilayah Indonesia yang akan terhubung dengan jembatan tersebut juga bukan merupakan pusat ekonomi utama. Karena itu, manfaat ekonomi bagi Malaysia dinilai terbatas.

“Jika konsesi gagal, pemerintah pada akhirnya harus menyelamatkan proyek menggunakan dana publik. Dalam semua skenario, rakyat yang akan menanggung dampaknya,” tegas Yadzil.

Selain persoalan finansial, Yadzil juga menyoroti potensi dampak lingkungan, mengingat proyek tersebut direncanakan melintasi kawasan pesisir. (*)


Sumber; batampos

Lainnya
Data Terbaru, KBRI Catat Korban WNI Penembakan Selandia Baru jadi 8 Orang
Data Terbaru, KBRI Catat Korban WNI Penembakan Selandia Baru jadi 8 Orang
Tornado Terjang AS, 23 Orang Tewas
Muslim di China Dipaksa Makan Babi dan Minum Alkohol
Ternyata Ini yang Dibawa Pesawat Ethiopia yang Dipaksa
Global
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukunga
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Olahraga
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Daerah
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Dari Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Sudah
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjunga
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt