Muslim di China Dipaksa Makan Babi dan Minum Alkohol

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 10:30:22
Muslim Uighur

KANALSUMATERA.com - Muslim di China dipaksa makan babi dan minum alkohol. Pemaksaan tersebut adalah salah satu bentuk hukuman para tahanan di China's Islamic 're-education' camps, seperti dikutip dari Daily Mail.

China's Islamic 're-education' camps adalah tempat yang memiliki fungsi untuk mencegah dan melawan paham separatis serta ekstremis.

Tahanan yang menaati perintah akan diberi hadiah. Sedangkan yang menolak tunduk akan diberi hukuman.

Seluruh masjid juga diwajibkan mengibarkan bendera nasional untuk mempertebal semangat patriotisme.

Diberitakan juga bahwa bendera harus dikibarkan di seluruh masjid dan harus bisa dilihat dengan jelas oleh semua orang. So/Kso

Terkait
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih da
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Lainnya
Cina akan Bangun Pemukiman Militer di Laut Cina Selatan
Cina akan Bangun Pemukiman Militer di Laut Cina Selatan
Rusia Diselimuti Salju Hitam
Tenggak Miras Palsu, 100 Lebih Warga India Tewas
Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah Raja Baru Malaysia
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Real
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I