Perempuan di India Ini Nyaris Dibakar Hidup-hidup Karena Tak Bisa Melahirkan

Alwira Fanzary
Rabu, 23 Januari 2019 16:33:13
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Seorang perempuan asal distrik Bhojpur, negara bagian Bihar, India dipukuli dan dibakar hidup-hidup karena tak kunjung melahirkan anak.

Beruntung, polisi muncul dan menyelamatkan perempuan tersebut. Dia kini masih dirawat dalam kondisi tidak sadar di rumah sakit. Polisi mengatakan, keluarga dari pihak suami Putul Kumari (35) sudah lama melakukan siksaan fisik terhadap perempuan itu.

Pada Senin (21/1/2019) malam, seperti yang diberitakan Kompas, Kumari diseran dan kepalanya dibenturkan ke dinding hingga dia pingsan. Keluarga sang suami kemudian memasukkan Kumari ke dalam peti mati dan membawanya ke tepi sungai untuk mengkremasinya.

Mereka juga menyiapkan perapian yang biasa digunakan untuk membakar jenazah dan meletakkan Kumari di atasnya. Sejumlah saksi mata mengatakan, saat mereka akan menyalakan api seorang pejalan kaki bernama Manjeet Tiwari mendengar suara dari dalam peti dan mulai curiga.

Dia kemudian menghubungi polisi yang langsung bergegas datang ke lokasi pembakaran jenazah itu. Polisi kemudian mengeluarkan Kumari yang masih tak sadarkan diri dari dalam peti dan membawanya ke rumah sakit.

Baca: China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun

"Kami sudah mendaftarkan kasus ini dan melakukan sejumlah penangkapan. Semua tersangka sudah ditahan saat ini," kata perwira polisi Avadhesh Kumar Singh, Selasa (22/1/2019).

Kini, lanjut Avadhesh, polisi menunggu Kumari siuman dan memberikan keterangan. "Kami akan mengambil kesaksiannya begitu dia sadar," tambah Avadhesh.

Menurut saudara laki-laki Kumari, Ganesh Takur, perempuan itu menikah dengan Ravindra Thakur 10 tahun lalu. Setelah tak kunjung memiliki anak, keluarga sang suami mulai melakukan kekerasan fisik terhadap Kumari. Kmo/Kso

Lainnya
Sepupu Menuding Emiliano Sala Dibunuh
Sepupu Menuding Emiliano Sala Dibunuh
Usai Diresmikan PM Modi, Kereta Cepat Pertama Buatan In
Malaysia Cari Raja Baru Usai Sultan Muhammad V Mundur
Lima Pelaku Pembunuhan Khashoggi Dituntut Hukuman Mati
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga