Siasat Kurangi Keramaian, Tokyo Metro Tawarkan Makanan Gratis

Alwira Fanzary
Selasa, 22 Januari 2019 14:46:54
Pengguna kereta api di Jepang

Kanalsumtera.com - Salah satu jalur kereta bawah tanah Tokyo yang paling ramai mempunyai cara untuk menjangkau hati pelanggan melalui perut mereka. Perusahaan menawarkan makanan gratis untuk mengurangi kemacetan jam sibuk.

Sekitar 7,2 juta orang menggunakan sistem metro raksasa Tokyo setiap hari. Beberapa jalur mengalami kepadatan yang terkenal selama jam perjalanan. Di antara yang paling parah terkena dampaknya adalah jalur Tozai, yang kini mencoba menarik pengguna untuk naik kereta sebelum jam terburuk pagi hari dimulai.

Jika perusahaan bisa meyakinkan setidaknya 2.000 penumpang untuk naik kereta lebih awal selama dua pekan ke depan, Tokyo Metro, perusahaan yang mengoperasikan jalur itu, akan memberi tempura gratis bagi masing-masing penumpang itu.

Dan jika 2.500 orang menyelesaikan tantangan untuk bekerja lebih awal setiap hari selama periode tersebut, mereka masing-masing akan mendapatkan semangkuk soba gratis. Jika lebih dari 3.000 penumpang naik, mereka akan mendapatkan soba dan tempura.

Baca: Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan

Tawaran mi gratis datang ketika Pemerintah Metropolitan Tokyo meluncurkan inisiatif sendiri selama dua pekan ke depan untuk mendorong perjalanan di luar jam sibuk. Hampir 1.000 perusahaan ikut serta dalam kampanye. Hal ini memungkinkan staf mereka memulai dan mengakhiri pekerjaan lebih awal dari biasanya atau bekerja dari rumah.

Pejabat Metro telah lama mencoba berbagai kampanye untuk meringankan kondisi jam sibuk terutama di jalur Tozai. Jalur ini menghubungkan pinggiran timur Tokyo dan Chiba langsung ke distrik bisnis kota metropolis terbesar di dunia.

Selama satu jam dari pukul 07.50 hingga 08.50 waktu setempat, lebih dari 76 ribu penumpang menggunakan jalur itu. Jumlah tersebut dua kali lipat jumlah orang yang dirancang di jalur tersebut.

Juru bicara Metro Tokyo Takeshi Yamashita mengatakan kereta di jalur itu beroperasi dengan kapasitas 199 persen yang masih dianggap aman. Namun, penumpang sangat padat sehingga mereka kesulitan menggerakkan tubuh atau anggota badan mereka, sebut .

Baca: Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu

"Ini adalah jalur kami yang paling padat. Kami selalu berusaha mengurangi kemacetan jam sibuk. Kami berharap ini akan mendorong orang untuk melanjutkan (naik kereta api awal) untuk membantu meringankan situasi jam sibuk," kata Takeshi dilansir dari laman Malay Mail, Selasa (22/1).

Kemacetan komuter diperkirakan akan menjadi salah satu tantangan yang akan dihadapi Tokyo ketika menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas tahun depan. Beberapa pakar mendesak inisiatif, termasuk tele-workinguntuk menghindari kekacauan selama Olimpiade. Rpo/Kso



Terkait
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih dari 1.400 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih dari 1.400 Masih Hilang
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel T
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Lainnya
Malaysia Ajak Dunia Internasional Hentikan Kebrutalan Israel
Malaysia Ajak Dunia Internasional Hentikan Kebrutalan Israel
Kerjasama dengan Cina Hantarkan Mantan Presiden Maladew
Turki Kecam Perlakuan Pemerintah China Pada Warga Musli
Pemerintahan AS Tutup, Makanan Mewah Gedung Putih Semen
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan