Akibat Serangan Ayan, Seorang Wanita Tewas Dimakan Babi

Alwira Fanzary
Senin, 11 Februari 2019 17:59:14

KANALSUMATERA.com - Seorang perempuan dari sebuah desa di Distrik Malopurginsky di Udmurtia, Rusia mengalami nasib tragis dan tewas mengenaskan setelah dia dimakan hidup-hidup oleh kumpulan babi.

Media Rusia mewartakan, perempuan berusia 56 tahun itu diduga mengalami serangan kejang karena epilepsi atau yang juga disebut dengan ayan dan jatuh ke kandang babi pada 1 Februari lalu.

Saat dia jatuh, babi-babi yang berada di kandang mulai menyerangnya dan memakannya hidup-hidup. Laporan media menyebutkan, telinga, hidung, wajah dan bahu perempuan itu habis dimakan oleh para babi itu, menyebabkan dia tewas kehabisan darah.

Jasad perempuan itu ditemukan oleh suaminya keesokan harinya. Sang suami dilaporkan telah lebih dahulu tidur karena merasa kurang sehat.

Baca: Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM Kanada Tegas Menolak

"Pendapat para ahli forensik telah diminta dalam kasus ini," kata seorang juru bicara Komite Investigasi regional terkait kasus ini sebagaimana dilansir Inquirer, Senin (11/2/2019).

Detektif yang menyelidiki kematian perempuan itu mengatakan bahwa mereka tidak melihat "kasus yang mengejutkan" seperti itu dalam beberapa tahun terakhir. Kso



Terkait
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian
Lainnya
Akibat Virus Corona, Arab Saudi Larang Keluar Masuk Kerajaan, Izin Umrah Ditangguhkan
Akibat Virus Corona, Arab Saudi Larang Keluar Masuk Kerajaan, Izin Umrah Ditangguhkan
Siti Aisyah Bebas, Setelah Persidangan Alot Pembunuhan
Protes Pekanan, Dua Pemuda Ditembak Tentara Israel
Joaram Van Klaveren, Mantan Politikus Anti-Islam yang K
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I