Didesak Oposisi, Perdana Menteri Papua Nugini Mengundurkan Diri

Mawardi Tombang
Senin, 27 Mei 2019 11:56:26
Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O'Neill.[REUTERS]

Jakarta, KANALSUMATERA.com - Kabar mengejutkan dari negara Papua Nugini. Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Minggu setelah berminggu-minggu desakan dari lawan politiknya dan polemik kesepakatan energi.

"Saya mengumumkan hari ini bahwa saya mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Negara Independen Papua Nugini," kata O'Neill, dikutip dari Reuters, Ahad (26/5/2019).

O'Neill, yang menyerahkan tampuk kekuasaan kepada mantan perdana menteri Sir Julius Chan, mengatakan perubahan kepemimpinan akan memungkinkan negara untuk melanjutkan agenda reformasi yang telah disampaikan.

Ketidakstabilan politik menjadi masalah di Papua Nugini yang kaya sumber daya alam, tetapi dilanda kemiskinan. O'Neill, yang telah menjadi pemimpin sejak 2011, telah menghadapi banyak desakan untuk mundur.

Baca: Ayah - Anak Balita yang Bersepeda Motor ke Arab Saudi Pulang ke Jambi

Selama berminggu-minggu, O'Neill menolak seruan untuk mengundurkan diri, tetapi lawan politiknya mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah mengumpulkan cukup dukungan di parlemen untuk menggulingkan O'Neill atas sejumlah keluhan termasuk kesepakatan gas dengan perusahaan Total asal Prancis, yang dipertanyakan oleh para kritikus.

Keretakan koalisi yang berkuasa telah berlangsung selama berminggu-minggu dan pada hari Jumat setidaknya sembilan anggota beralih kubu, menurut dua menteri yang ada di antara mereka.

Lawan politik O'Neill perlu menggalang 62 anggota parlemen dari total 111 kursi untuk memilihnya.

Politisi oposisi mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan mendorong penyelidikan di Australia dan Swiss atas pinjaman AUS$ 1,2 miliar (Rp 12 triliun) yang diatur oleh kelompok keuangan UBS jika ada perubahan pemerintah, menurut laporan Australian Financial Review.

Baca: Nelayan Iran Terdampar di Aceh Dilarang Imigrasi Turun Dari Kapal

Komisi Ombudsman Papua Nugini menyusun laporan kesepakatan tahun 2014, yang memungkinkan negara untuk meminjam dari UBS untuk membeli 10 persen saham di perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Australia, Oil Search. Laporan ini rencananya akan diajukan ke parlemen minggu depan.

Oil Search menggunakan uang itu untuk membeli ladang gas Elk Antelope yang sedang dikembangkan oleh Total Prancis.

Papua Nugini diperkirakan telah rugi US$ 287 juta (Rp 4,1 triliun) karena kesepakatan itu setelah dipaksa untuk menjual saham ketika harga jatuh pada tahun 2017.

Lainnya
Penembakan di Masjid Selandia Baru: Sekitar 30 Orang Tewas
Penembakan di Masjid Selandia Baru: Sekitar 30 Orang Tewas
Mourinho Terjatuh di Arena Hoki Es
Ledakan Pipa Bahan Bakar Renggut 66 Nyawa
Akhirnya Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya
Leisure
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Khawatir Dampak Corona, Wisatawan China Batal ke Istana
Ini Dampak Virus Corona bagi Wisatawan Bintan
Daerah
Syahrul Aidi Resmikan Penggunaan Jalan Desa Panda Wangi dan Serai Wangi Inhu
Syahrul Aidi Resmikan Penggunaan Jalan Desa Panda Wangi dan Serai Wangi Inhu
Syahrul Aidi Tunjukkan Abrasi Terparah di Inhu-Kuansing
Efek Covid-19, Pemkab Siak Bakal Perkuat Cadangan Panga
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Pendidikan
Tim Diavo dan IPKKI Bagikan Masker di Pasar-Pasar Pekanbaru
Tim Diavo dan IPKKI Bagikan Masker di Pasar-Pasar Pekanbaru
Dinas Perpusip Gandeng Polresta Pekanbaru Tingkatkan Mi
Ikatan Mahasiswa Kecamatan Tambang (IMKT) Jalin Kerjasa
Hukum
Pengamat Sebut Ada Kejanggalan Vonis 2 Tahun Penyiram Novel Baswedan
Pengamat Sebut Ada Kejanggalan Vonis 2 Tahun Penyiram Novel Baswedan
PWOINusantara Riau Apresiasi Polresta Pekanbaru Atas Du
Mirwansyah Menangkan Gugatan Banding Putri Indah di PTA