Protes Pekanan, Dua Pemuda Ditembak Tentara Israel

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Februari 2019 19:02:20
Massa aksi

KANALSUMATERA.com - Dua pemuda Palestina meninggal dunia akibat tembakan pasukan Israel pada hari Jumat (8/2). Kejadian itu terjadi selama protes mingguan di dekat pagar Israel di sebelah timur Jalur Gaza.

Menurut keterangan Kementerian Kesehatan Palestina di daerah kantung yang dikepung itu, korban meninggal adalah Hasan Shalabi, berusia 14 tahun dan Hamza Shteiwi berusia 18 tahun.

Selain itu, sebanyak 17 warga Palestina lainnya ditembak di berbagai tempat protes di sepanjang pagar, termasuk dua wartawan dan empat petugas medis.

Menurut kantor berita Palestina Maan, pasukan Israel menembakkan tabung gas air mata ke sebuah ambulans dan menyemprot para demonstran dengan air limbah yang ditingkatkan secara kimia di sebelah timur Khan Younis.

Baca: Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah Klaim Trump

Pihak militer Israel menolak mengomentari kematian itu. Namun mereka mengklaim ada 6.700 demonstran telah melakukan protes di sepanjang perbatasan.

"Mereka melemparkan batu ke pasukan (Israel) dan menuju pagar keamanan, serta sejumlah alat peledak yang tidak melintasi pagar," kata seorang jurubicara, seperti dimuat Al Jazeera.

Warga Palestina selama hampir satu tahun berkumpul setiap minggu di dekat pagar Israel untuk protes tidak bersenjata, sebagai bagian dari aksi unjuk rasa Great March of Return yang dimulai pada 30 Maret 2018. Para pemrotes juga menuntut Israel untuk mengakhiri blokade 12 tahun dari jalur pantai. Kso



Terkait
Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global
Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global
Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di US
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj d
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Lainnya
Hari Ini, Brunei Resmi Berlakukan Hukum Rajam Bagi Pezina dan LGBT
Hari Ini, Brunei Resmi Berlakukan Hukum Rajam Bagi Pezina dan LGBT
Ratu Kecantikan Rela Bayar Rp 42 Miliar untuk Bunuh Sua
Tolak Atlet Israel, Malaysia Dicopot Jadi Tuan Rumah Ke
Karyawan Korupsi, Perusahaan Ini Rugi Rp 2 Triliun
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T