Dua Jenazah WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan ke Kampung Halamannya

Mawardi Tombang
Sabtu, 2 Maret 2019 13:02:48
Meli Rahmawati (33), menunjukan foto suaminya, Ujang Nuryanto (37) yang diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia, Senin (11-2) (foto: republika)

KANALSUMATERA.com - Jenazah salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI), Ujang Nuryanto, warga Kampung Ciodeng, Baleendah, Kabupaten Bandung yang menjadi korban mutilasi di Malaysia, akhir Januari lalu akan dipulangkan ke Indonesia beserta jenazah Ai Munawaroh. Saat ini, proses pemulangan sedang dilakukan termasuk kelengkapan dokumen.

Pengacara korban, Hermawan mengungkapkan pemulangan jenazah akan dilakukan dalam empat hari ke depan. "Dokumen yang diperlukan sedang disiapkan. Tadi kata istri korban saat dihubungi KBRI. Kita follow up apa yang diperlukan," ujarnya saat dihubungi via sambungan telepon, Jumat (1/3).

Ia mengatakan, penyidikan terhadap kasus mutilasi dengan korban kliennya masih berjalan. Bahkan tiga orang yang diduga memiliki hubungan dalam masalah tersebut diamankan kepolisian Malaysia. Namun, pihak aparat tidak membuka peran ketiga orang tersebut.

"Yang dua kemarin masih ditahan," ungkapnya.

Sebelumnya, Polis Diraja Malaysia (PDRM) memastikan bahwa dua korban mutilasi yang jasadnya ditemukan di Sungai Buloh, Selangor adalah warga negara Indonesia (WNI). Kepastian itu diterima KBRI Kuala Lumpur pada Kamis (28/2).

PDRM telah menuntaskan proses pencocokan DNA kedua korban dengan contoh DNA keluarga masing-masing yang diupayakan oleh Pemerintah Indonesia.

Dalam keterangan tertulis KBRI Kuala Lumpur yang diterima di Jakarta, Jumat (1/3), disebutkan, KBRI telah menyampaikan kabar duka tersebut kepada keluarga korban. Mereka atas nama Nuryanto (37) di Bandung dan Ai Munawarah (20) di Bekasi.

Lainnya
Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islamic Emirate of Afghanistan
Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islamic Emirate of Afghanistan
Malaysia Kutuk Keputusan Trump Terkait Golan
Tentara Israel Tembak Mati Tiga Warga Palestina
Pilih Raja Malaysia yang Baru, Para Sultan Berkumpul
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham