Lima Tahun Hilangnya Pesawat MH370, Keluarga Masih Menanti Jawaban

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Maret 2019 06:24:37
Pesawat Malaysia Airlines

KANALSUMATERA.com - Hari ini (Jumat, 8/3) lalu, tepat lima tahun yang lalu, pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 membuat geger dunia karena dinyatakan hilang dari radar dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur ke Beijing.


Total 239 orang dalam pesawat itu tidak diketahui nasib dan keberadaannya, bahkan hingga saat ini. Kasus itu menjadi salah satu misteri terbesar dalam dunia penerbangan.

Meski bertahun-tahun berlalu, namun keluarga dan kerabat dari para penumpang dan awak pesawat itu masih menanti jawaban atas nasib orang yang mereka sayangi di dalam pesawat nahas tersebut.
Mereka menyerukan perburuan dan pencarian pesawat itu untuk dilanjutkan.

Di China, sekitar 50 kerabat penumpang melakukan perjalanan ke Beijing dari seluruh negeri untuk menandai lima tahun hilangnya pesawat tersebut.

Mereka berkumpul di luar gedung Kementerian Luar Negeri. Beberapa di antara mereka menangis ketika petugas kepolisian memandang.

Salah seorang keluarga penumpang, Hu Qiufang mengatakan kepada AFP bahwa anggota keluarga telah menghabiskan waktu lima tahun untuk memohon bertemu menteri luar negeri. Tetapi mereka hanya diberikan kesempatan bertemu dengan pejabat tingkat rendah.

"Pemerintah China tidak mendengarkan kami, kami merasa sangat tidak berdaya," kata pria 78 tahun, yang putranya berada dalam penerbangan itu.

"Sebagai negara kita, China harus mendukung keluarga," tambahnya.

Sementara itu di Malaysia, anggota keluarga menyerukan agar pencarian dimulai kembali. "Kami akan terus melakukan apa pun yang kami bisa untuk memastikan pencarian terus berjalan," kata Grace Nathan, yang ibunya Anne Daisy berada di pesawat.

"Selama ada kemungkinan pencarian, kami tetap berharap bahwa pesawat itu dapat ditemukan," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia. Rmol/Kso



Lainnya
Babak Baru Politik Thailand, Adik Sang Raja Maju Jadi PM Melalui Partai Pro Thaksin
Babak Baru Politik Thailand, Adik Sang Raja Maju Jadi PM Melalui Partai Pro Thaksin
Tidak Bisa Bahasa Mandarin, Taiwan Tolak Visa 20 Mahasi
Kesehatan Mental Warga AS Buruk di Bawah Pemerintahan T
Ledakan Pipa Bahan Bakar Renggut 66 Nyawa
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat