Program Menggaji Rp 8,8 Juta Per Bulan Bagi Pengangguran di Finlandia Dinilai Gagal

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 20:58:03
Aksi masyarakat Finlandia

KANALSUMATERA.com - Para ahli di Finlandia menyimpulkan program pemerintah yang memberi gaji pokok bagi pengangguran selama dua tahun ternyata gagal membuat mereka mendapatkan pekerjaan.

Sejak Januari 2017 hingga Desember 2018, sebanyak 2.000 pengangguran di Finlandia mendapat gaji pokok sebesar USD 634 atau setara Rp 8,8 juta per bulan.

Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan jaminan keselamatan bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan dan membantu orang-orang yang bidang pekerjaannya masih belum membuat ekonominya mapan.

Meski angka pengangguran tidak bertambah namun orang-orang itu mengatakan mereka merasa lebih bahagia dan tidak lagi stres.

Baca: Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM Kanada Tegas Menolak

Finlandia menjadi negara Eropa pertama yang menerapkan program semacam ini. Program ini dijalankan oleh badan pemerintah, Institusi Jaminan Sosial (Kela). Mereka memilih para pengangguran secara acak untuk mendapat bantuan.

Langkah itu sontak mendapat perhatian internasional. Namun keberhasilan program itu kini mulai dipertanyakan.

Gaji Pokok Universal atau UBI artinya seseorang mendapat gaji bulanan apa pun keadaannya. Di Finlandia program ini sedikit berbeda karena hanya menyasar para pengangguran.

Program lain yang juga populer adalah Layanan Pokok Universal. Orang tidak mendapat bantuan gaji tapi fasilitas pendidikan, kesehatan dan transportasi digratiskan.

Baca: Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino

Dikutip laman BBC, Sabtu (9/2), meski program semacam ini baru populer sekarang-sekarang, tapi idenya sebetulnya sudah ada sejak zaman pengarang buku Utopia, Thomas More, yaitu pada 1516 atau 503 tahun lalu.

Skema bantuan ini kini dicoba di berbagai belahan dunia. Orang dewasa di desa Kenya diberi bantuan dana sebesar Rp 308 ribu per bulan selama 12 tahun sampai 2028. Di Italia pemerintah mengenalkan program 'pendapatan masyarakat'. Di Kota Utrecht, Belanda, pemerintah juga menerapkan pemberian gaji pokok.

Para pendukung program ini mengatakan gaji pokok bisa membantu orang keluar dari jurang kemiskinan karena orang menjadi punya waktu untuk mencari pekerjaan dengan tenang atau mempelajari keterampilan tertentu. Di era yang serba dijalankan dengan mesin atau robot seperti sekarang ini, program ini dipandang cukup penting.

Peneliti Kela, Miska Simanainen, mengatakan kepada BBC, pemerintah Finlandia ingin menguji program ini apakah bisa dijadikan solusi untuk mereformasi sistem keamanan sosial.

Baca: Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan

Tapi apakah program ini membantu pengangguran mendapat pekerjaan? Jawabannya tidak juga.

Simanainen mengatakan memang ada sejumlah orang yang mendapatkan pekerjaan tapi tidak banyak.

Bagi mereka, tujuan program ini yang ingin membuat orang mendapat pekerjaan sudah gagal di awal. Kalau saja tujuannya membuat orang lebih bahagia maka program ini dinilai sangat berhasil.

"Saya masih tidak punya pekerjaan. Saya tidak bilang gaji pokok itu mengubah hidup saya secara drastis. Secara psikologi ya, tapi secara keuangan tidak," kata seorang peserta program, Tuomas, yang bekas redaktur sebuah surat kabar. Kso



Lainnya
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran pada 9 Juli
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran pada 9 Juli
Korban Jiwa Gempa Turki Bertambah 20 Ribu Orang
Ratusan Orang Keracunan, KFC Mongolia Ditutup Sementara
Hamas-Fatah Selisih Faham, Otoritas Nasional Palestina
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T