Protes Taksi Online di Korsel, Dua Sopir Tewas Bakar Diri

Alwira Fanzary
Jumat, 11 Januari 2019 09:48:15
Saat aksi massa

KANALSUMATERA.com - Seorang sopir taksi di Korea Selatan meninggal setelah membakar dirinya sendiri untuk memprotes layanan taksi online yang diluncurkan perusahaan aplikasi pesan teks terbesar di negara itu.

Im, pengemudi taksi berusia 64 tahun, parkir dekat Kedutaan Besar AS di pusat Ibu Kota Seoul beberapa saat sebelum api membakar kendaraannya, Rabu, 9 Januari. Dia menjadi sopir taksi kedua yang meninggal bunuh diri dalam satu bulan terakhir.

Dia masih sadar sampai keluar dari mobil yang terbakar pada Rabu malam, menurut penuturan beberapa saksi, seperti diberitakan kantor berita AFP. Im dibawa ke rumah sakit terdekat, tapi nyawanya tak tertolong dan meninggal beberapa jam kemudian, kata polisi yang menemukan botol-botol bensin yang meleleh di dalam taksinya.

Menurut laporan kantor berita Yonhap, Im meninggalkan catatan. Dalam catatan itu, dia meminta pelarangan jasa yang dia sebut “tebengan kendaraan ilegal.”

Baca: China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun

Im adalah pengemudi taksi kedua dalam satu bulan ini yang membakar dirinya sendiri untuk memprotes jasa transportasi online yang diluncurkan oleh Kakao, perusahaan aplikasi chat.

Jasa layanan taksi online bisa mengurangi ongkos transportasi dan meningkatkan layanan untuk para pengguna di seluruh dunia. Tapi di Korea Selatan, transportasi online nyaris tidak ada. Perusahaan taksi online AS, Uber juga beroperasi terbatas.

Uber sudah menutup jasa layanan taksi online utamanya di Korea Selatan sejak 2015 menyusul penolakan keras dari sopir taksi. Uber hanya menyediakan layanan transportasi taxi online dengan izin.

Kakao Mobility, yang baru dalam tahap uji coba, hanya membolehkan para sopir untuk melakukan dua pesanan dalam satu hari.

Namun para supir taksi memprotes keras dengan mengatakan layanan itu mengancam pekerjaan dan kesejahteraan mereka.

Kakao Talk memutuskan menunda peluncuran resmi Kakao Mobility, yang dijadwalkan pada 17 Desember lalu. Ozo/Kso

Lainnya
Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Turki
Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Turki
Tujuh Partai Oposisi Thailand Tuntut Pemerintahan Milit
Penemu Kalkulator Meninggal Dunia
Polisi India Tangkap Pemuda Pembunuh dan Peminum Darah
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M