Bendungan Jebol, 200 Orang Hilang di Brazil

Alwira Fanzary
Minggu, 27 Januari 2019 12:23:41
Bendungan yang jebol

KANALSUMATERA.com - Bendungan milik perusahaan pertambangan jebol di Brazil, mengakibatkan banjir lumpur hebat dan hilangnya sekitar 200 orang.

Kata para pejabat, puluhan orang terperangkap di kawasan yang terlanda lumpur yang meluncur dari sebuah bendungan penampung limbah pertambangan dekat kota Brumadinho di negara bagian Minas Gervais.

Di antara yang hilang itu terdapat 100 pekerja pertambangan yang sedang makan siang di kantor pengelola bendungan yang dimiliki oleh perusahaan tambang raksasa Brazil, Vale.

Laporan televisi menunjukkan petugas bantuan menggunakan helikopter untuk menyelamatkan orang-orang yang terperangkap lumpur itu. Banyak rumah, kendaraan dan kawasan pertanian terkena imbas banjir lumpur itu.

Kecelakaan ini mirip dengan yang terjadi tahun 2015, ketika sebuah bendungan penampung limbah lainnya di negara bagian yang sama longsor, mengakibatkan kematian 19 orang. Kecelakaan itu mengakibatkan jutaan ton bahan beracun mengalir sejauh ratusan km ke hilir dan dianggap bencana lingkungan tergawat yang pernah terjadi di Brazil. Ozo/Kso



Terkait
Eksodus Tenaga Ahli dari Israel Meningkat, Sektor Teknologi dan Kesehatan Terancam Kehilangan SDM
Eksodus Tenaga Ahli dari Israel Meningkat, Sektor Teknologi dan Kesehatan Terancam Kehilangan SDM
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal D
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukunga
Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Berikut Tug
Lainnya
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun
Kim Jong-un Palsu Diusir dari Vietnam
Empat Tahun Hilang, Investigator Klaim Malaysia Airline
Selundupkan Miras Rp 1,2 M, Polisi Tetapkan Nakhoda Kap
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I