Erdogan: Hagia Sophia akan Jadi Masjid, tidak Lagi Museum

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Maret 2019 14:40:49
Hagia Sophia

KANALSUMATERA.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan sudah waktunya untuk kembali menjadikan Hagia Sophia sebagai sebuah masjid. Ia menilai telah terdapat kesalahan membuat bangunan yang merupakan salah satu ikon negara itu menjadi sebuah museum.

“Hagia Sophia tidak akan disebut sebagai museum. Kami akan mencabut status itu dan menyebutnya sebagai sebuah masjid,” ujar Erdogan dilansir VOA, Kamis (28/3).

Sebelumnya, Hagia Sophia merupakan sebuah gereja dan kemudian menjadi masjid. Setelah itu, bangunan bersejarah itu pun diputuskan untuk menjadi sebuah museum.

Hagia Sophia kerap menjadi perdebatan antara umat beragama, khususnya Muslim dan umat kristiani. Bangunan yang dibangun pada abad keenam itu diubah menjadi museum saat Turki berada di bawah pemerintahan sekuler, yang pada akhirnya memungkinkan semua orang dari berbagai agama mengunjunginya.

Baca: Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM Kanada Tegas Menolak

Erdogan mengatakan siapapun yang datang ke Hagia Sophia berarti mereka telah datang ke sebuah masjid. Selama ini, bangunan tersebut menjadi tujuan utama para wisatawan yang berkunjung ke Turki.

Pernyataan Erdogan untuk menjadikan Hagia Sophia sebagai masjid dinilai akan kembali menimbulkan ketegangan antar-umat bergama. Secara khusus adalah antara Turki dan Yunani, di mana kedua negara dikenal bermusuhan di masa lampau, termasuk dalam sejarah bangunan tersebut. Kso

Baca: Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino

Terkait
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian Palestina dalam Sidang OKI di Azerbaijan
Lainnya
DK PBB Tolak Keputusan AS Akui Klaim Israel atas Golan
DK PBB Tolak Keputusan AS Akui Klaim Israel atas Golan
Trump Kutuk Serangan di Masjid New Zealand
Ketahuan Nyontek, Mahasiswa di Turki Bunuh Asisten Dose
PBNU Protes Twit Dubes Arab Saudi yang Sebut Organisasi
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat