Kim Jong Un Rombak Militer Korut, Kim Song-gi Jadi Menteri Pertahanan Baru

Kanama
Minggu, 30 Agustus 2026 14:53:36

KANALSUMATERA.com - PYONGYANG — Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali melakukan perombakan di jajaran militer. Menteri Pertahanan No Kwang-chol dicopot dari jabatannya dan digantikan Kim Song-gi, pejabat yang sebelumnya memimpin Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea. Minggu (30/08/2026).

Pergantian tersebut menjadi bagian dari penataan kembali kepemimpinan militer Korea Utara. Langkah ini disebut berkaitan dengan upaya Pyongyang mempercepat modernisasi pertahanan sekaligus memperkuat disiplin di lingkungan militer.

Laporan Yonhap dan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) menyebut keputusan tersebut diambil dalam pertemuan kedua Komisi Militer Pusat Partai Buruh Korea (WPK) kesembilan. Pertemuan itu berlangsung sehari sebelumnya dan dipimpin langsung Kim Jong Un.

Baca: Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Kurangi Ketergantungan Dolar di Tengah Sanksi AS

No Kwang-chol tidak sepenuhnya keluar dari struktur pemerintahan. Setelah dicopot sebagai menteri pertahanan dan dari kepemimpinan pusat partai, ia dipindahkan menjadi wakil direktur pertama Departemen Industri Amunisi Partai Buruh Korea.

Sementara itu, Kim Song-gi dipercaya menempati posisi menteri pertahanan. Pengangkatannya dilakukan di tengah agenda Pyongyang untuk memperkuat kemampuan pertahanan dan mengembangkan persenjataan militernya.

Baca: Wapres Tanzania Mundur Usai Bersitegang dengan Presiden, Jadi yang Pertama dalam Sejarah

Pak Jong-chon Kembali ke Puncak Militer

Perombakan juga menyentuh posisi strategis lainnya. Pejabat militer senior Pak Jong-chon ditunjuk sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Buruh Korea.

Pak kembali mendapatkan posisi penting setelah sebelumnya kehilangan jabatan sebagai anggota Politbiro, sekretaris partai, dan wakil ketua Komisi Militer Pusat pada Februari lalu.

Baca: PM Nepal Balendra Shah Tolak Tim SAR Asing, Sosok Eks Rapper Jadi Sorotan

Kembalinya Pak Jong-chon ke jajaran pimpinan militer menunjukkan adanya penataan ulang struktur komando di lingkaran elite pertahanan Korea Utara. Posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat sendiri merupakan jabatan penting dalam menentukan kebijakan militer negara tersebut.

Kim Jong Un Tekankan Modernisasi Militer

Dalam pertemuan tersebut, para pejabat Korea Utara membahas perubahan organisasi yang diarahkan untuk meningkatkan sektor pertahanan.

KCNA menyebut pertemuan itu "membahas serangkaian rencana reorganisasi struktural untuk peningkatan dan pengembangan urusan pertahanan secara keseluruhan di masa depan," kata KCNA.

Para komandan yang baru mendapatkan jabatan juga diminta menjalankan garis kebijakan Partai Buruh Korea secara konsisten.

Mereka disebut harus "dengan teguh mempersenjatai diri dengan gagasan partai untuk membangun tentara yang kuat" dan menerapkan kebijakan militer partai dengan "pengabdian tanpa batas dan aktivitas yang luar biasa tinggi," kata laporan itu.

Pergantian elite militer tersebut berlangsung bersamaan dengan perhatian Kim Jong Un terhadap pengembangan teknologi persenjataan.

KCNA melaporkan Kim bertemu dengan ilmuwan, peneliti, serta pejabat dari lembaga penelitian pertahanan utama. Mereka diberikan penghargaan negara atas kontribusi terhadap pengembangan sistem senjata tempur baru dan peningkatan kemampuan persenjataan.

Kim menyebut para ilmuwan dan peneliti tersebut sebagai "para patriot dan pahlawan terbesar," sekaligus memberikan apresiasi terhadap kemajuan teknologi militer Korea Utara.

Ia menilai "pencapaian teknologi dan ilmu pengetahuan militer inovatif eksklusif baru-baru ini ... sebagai revolusi besar yang membuka prospek pasti untuk secara radikal meningkatkan modernitas sistem senjata tempur tentara kita."

Rangkaian perubahan ini memperlihatkan fokus Kim Jong Un terhadap penguatan struktur militer sekaligus modernisasi persenjataan Korea Utara. Namun, alasan spesifik pencopotan No Kwang-chol dari jabatan menteri pertahanan tidak dijelaskan secara terbuka oleh Pyongyang. (SM)

Lainnya
Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global
Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global
Sultan Brunei Sebut Hukuman Mati LGBT Untuk Melindungi
Pembuat Kapal Induk Pertama China, Sun Bo Terancam Diek
Tidak Bisa Bahasa Mandarin, Taiwan Tolak Visa 20 Mahasi
Nasional
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4 Miliar, Jokowi Terancam Digugat
Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Real
PGRI Tegaskan Guru PPPK Tak Otomatis Jadi PNS, Seleksi
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar