Koalisi Rohingya Merdeka Serukan Dunia Tekan Myanmar

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 08:15:41
muslim Rohingya yang mengungsi

KANALSUMATERA.com - Koalisi Rohingya Merdeka (FRC) menyatukan para cendekiawan dan aktivis untuk konferensi dua hari di New York. Mereka melakukan itu bertujuan menunjukkan keadaan kaum minoritas Muslim dan menyerukan kepada dunia untuk mendengarkan dan menekan Myanmar agar berhenti menyerang warga Rohingya.

Koordinator FRC untuk Urusan Perempuan dan Anak, Razia Sultana, mengaku sangat kecewa dengan komunitas internasional lantaran belum mengambil tindakan yang kuat atau bertujuan terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas genosida.

Dalam misi pencarian fakta pada bulan Oktober, PBB mencatat bahwa genosida terhadap Rohingya masih berlangsung, tetapi Sultana menunjukkan bahwa masih belum ada tindakan dari Dewan Keamanan PBB.

Aktivis Rohingya, Yasmin Ullah menuturkan ketakutan dan intimidasi adalah bagian dari kehidupan sehari-hari di negara bagian Rakhine. Ketakutan dan intimidasi terus membayangi warga Rohingya ke mana-mana.

"Beberapa orang mungkin berpikir bahwa dengan meninggalkan rezim genosida yang represif, Rohingya akan bebas," kata Ullah seperti dilansir dari kantor berita Turki, Anadolu Agency, Ahad (10/2).

Amnesty International mencatat, lebih dari 750 ribu pengungsi Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan penumpasan terhadap komunitas Muslim minoritas pada Agustus 2017.

Menurut laporan oleh Ontario International Development Agency (OIDA), sejak itu, hampir 24 ribu Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar. OIDA juga melaporkan lebih dari 34 ribu Rohingya juga dilemparkan ke dalam kebakaran, 18 ribu dan gadis Rohingya diperkosa oleh tentara dan polisi Myanmar, dan lebih dari 115 ribu rumah Rohingya dibakar. Rpo/Kso

Lainnya
Arab Saudi Diminta Publikasikan Nama Pembunuh Khashoggi
Arab Saudi Diminta Publikasikan Nama Pembunuh Khashoggi
Malaysia Kutuk Keputusan Trump Terkait Golan
Mourinho Terjatuh di Arena Hoki Es
OPM Resmi Nyatakan Perang Dengan NKRI
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar