Remaja Ini Duduga Bunuh Diri Karena Tidak Dibelikan Ponsel Mahal

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Februari 2019 16:28:15
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Remaja 18 tahun diduga melakukan bunuh diri setelah dia berdebat dengan anggota keluarganya. Remaja tersebut diketahui ingin memiliki ponsel dengan harga Rs. 37.000 atau sekira Rp7,2 jutaan, namun keluarga menolak.

Keluarga tidak mengindahkan permintaan remaja itu, dan membatasi harga ponsel hingga Rs. 20.000 saja. Dilansir Gadgets.ndtv, Selasa (5/2/2019), remaja tersebut ingin memiliki ponsel yang lebih mahal karena ia bermain PUBG Mobile.

Remaja yang merupakan penduduk daerah Nehru Nagar Mumbai di Kurla itu kemudian mengambil langkah ekstrem. Ia mengambil tali dan diduga bunuh diri dengan cara menggantung diri di dapur tempat ia tinggal.

Sebuah kasus kematian karena kecelakaan telah didaftarkan oleh polisi dan penyelidikan lebih lanjut dalam masalah ini sedang berlangsung.

PUBG Mobile atau PlayerUnknown's Battlegrounds adalah game multiplayer. Saat bertanding, game dimainkan sekira 100 pemain yang bertarung dalam mode 'battle royale'. Satu-satunya gamer yang selamat akan tampil sebagai pemenang. Kso



Terkait
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Bertemu
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel T
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Lainnya
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina
Kemenlu Ajukan Indonesia Sebagai Anggota Dewan HAM PBB
Nyawanya Terancam, Seorang Wanita Arab Saudi Batal Dide
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind