Perang Dagang AS - China Disepakati akan Diselesaikan

Amar
Senin, 7 Januari 2019 22:54:00

BEIJING, KANALSUMATERA.com -- Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan mereka ingin bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dalam sektor perdagangan. Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan dua perekonomian terbesar di dunia ini sudah melakukan pembicaraan untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan mereka.

"Sejak awal kami percaya situasi perselisihan perdagangan Cina-A.S untuk kedua negara atau perekonomian dunia. Cina memiliki keyakinan yang baik dalam kesetaraan dan saling menghargai, demi menyelesaikan perselihan perdagangan bilateral," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Lu Kang, Senin (7/1).

Pekan ini beberapa pejabat pemerintah AS bertemu dengan pemerintah Cina untuk pertama kalinya sejak Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping pada Desember lalu. Pertemuan kedua pemimpin menandai AS dan Cina sepakat untuk melakukan gencatan senjata selama dalam perang dagang selama 90 hari.

Pada Ahad (6/1) lalu Trump mengatakan perundingan perselisihan perdagangan dengan Cina berjalan dengan baik. Ia yakin perekonomian Cina yang melemah mendorong Negeri Tirai Bambu itu menyepakati perjanjian perdagangan yang baru.

Baca: China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia, Nilai Mencapai Rp 1.760 Trilliun

Lu mengatakan kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan pembicaraan perdagangan yang 'positif dan konstruktif'. Mereka juga melakukan dialog guna mengakhiri perselisihan perdagangan yang telah disepakati kedua pemimpin negara.

Tahun lalu Trump memberlakukan tarif impor terhadap barang-barang Cina senilai ratusan miliar dolar AS. Ia juga mengancam akan memberlakukan tarif impor terhadap lebih banyak barang lainnya jika Cina tidak mengubah kebijakannya mulai dari subsidi industri sampai ke hak cipta. Cina membalasnya dengan menaikkan tarif impor komoditas AS.

"Mengenai apakah perekonomian Cina bagus atau tidak, kami sudah menjelaskan ini, Cina memiliki kegigihan dan potensi yang sangat besar, kami memiliki keyakinan yang kuat atas fundamental perekonomian Cina jangka panjang," kata Lu.

Lainnya
Pagi Ini Papua Nugini Diguncang Gempa 7,2 Skala Richter
Pagi Ini Papua Nugini Diguncang Gempa 7,2 Skala Richter
Laporan PBB: Muslim Rohingya Paling Teraniaya Saat ini,
Penyidik PBB Mulai Usut Pembunuhan Khashoggi di Turki
Israel Bersiap Perburuk Siksa Tahanan Palestina
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj