Erdogan: Semua Teroris yang Bunuh Muslim Miliki Senjata Barat

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 09:21:51
Recep Tayyip Erdogan

KANALSUMATERA.com - Presiden Recep Tayyip Erdogan menuduh negara-negara Barat sekutu Turki mempersenjatai teroris yang membunuh para warga Muslim di seluruh dunia. Namun, dia tidak menyebut nama negara Barat yang dia maksud.

"Mereka yang memberikan senjata kepada teroris dengan tangan berlumur darah menciptakan rintangan yang tidak terbayangkan ketika Turki berusaha untuk membeli senjata yang sama. Dari Daesh (ISIS), PKK hingga al-Qaeda dan al-Shabaab, semua organisasi teror yang menumpahkan darah umat Islam memiliki senjata Barat di tangan mereka," kata Erdogan di Istanbul saat upacara uji coba peluncuran kapal pada hari Sabtu.

"Para pembunuh, PYD/YPG, yang melakukan pembersihan etnis di Suriah utara, memiliki roket, bom, dan amunisi (dari) sekutu kami. Menghadapi pemandangan seperti itu, Turki tidak bisa menunggu dengan tangan terikat atau mendelegasikan keamanan nasionalnya kepada negara lain," ujarnya, dikutip Hurriyet Daily News, Minggu (10/2/2019).

Erdogan telah memberi isyarat pada awal bulan ini bahwa operasi lintas batas terhadap YPG Kurdi akan segera terjadi. Sejak 2016, Ankara telah melakukan dua operasi militer serupa di Suriah utara dengan bantuan anggota Tentara Pembebasan Suriah (FSA).

Baca: Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM Kanada Tegas Menolak

Operasi militer Turki di Suriah telah ditunda untuk saat ini. Penundaan itu dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan akan menarik semua pasukan AS dari Suriah.

Turki telah menjelaskan bahwa mereka tidak akan pernah mentoleransi kehadiran YPG Kurdi di perbatasannya, bahkan jika kelompok itu mencapai kesepakatan dengan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mempertahankan kendali wilayah timur Sungai Eufrat.


Erdogan juga mengatakan kemampuan militer Turki akan membantu upaya untuk mengakhiri perang di Suriah, serta dalam perang anti-teror lainnya.

"Selama tiga tahun terakhir, kami telah mencetak banyak keberhasilan besar melawan kelompok-kelompok teror, terutama (terhadap) Daesh dan PKK, yang menargetkan kehidupan warga kami dan mencoba untuk memecah belah negara kami," katanya. Sdo/Kso



Terkait
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian
Lainnya
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Kapsul Waktu Berusia 176 Tahun Ditemukan di Gereja Eszt
Pembuat Kapal Induk Pertama China, Sun Bo Terancam Diek
Cerita Muslim Uighur yang Ditahan dalam Kamar Gelap den
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I