Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln

Kanama Amar
Kamis, 13 Agustus 2026 08:05:41

KANALSUMATERA.com - TEHERAN – Tujuh personel Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan tewas dalam bentrokan yang terjadi di kapal induk USS Abraham Lincoln. Sejumlah personel lainnya disebut mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Kamis (13/08/2026).

Laporan mengenai bentrokan maut itu disampaikan media Iran, Tasnim News Agency, dengan mengutip sumber militer. Hingga kini, informasi mengenai tujuh korban jiwa tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari Angkatan Laut AS maupun Komando Pusat AS (CENTCOM).

Insiden disebut berkaitan dengan meningkatnya keresahan awak kapal akibat masa penugasan USS Abraham Lincoln yang berlangsung sangat lama. Kondisi tersebut sebelumnya juga menjadi perhatian keluarga para personel yang bertugas di kapal induk tersebut.

Baca: Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah Klaim Trump

Kronologi Bentrokan di USS Abraham Lincoln

Berdasarkan laporan yang beredar, persoalan bermula ketika Brad Cooper, penasihat bagi komandan CENTCOM, naik ke USS Abraham Lincoln untuk merespons keluhan awak kapal.

Baca: Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global

Keluhan tersebut terutama berkaitan dengan panjangnya masa penugasan kapal induk. Keluarga para awak sebelumnya juga menyampaikan protes dan kekhawatiran mengenai lamanya masa tugas serta kondisi personel selama berada di laut.

Saat memberikan pengarahan kepada para personel, Cooper disebut mendapat sorakan dan lemparan botol air. Situasi kemudian memanas hingga berkembang menjadi perkelahian antarpersonel.

Menurut sumber yang dikutip Tasnim, bentrokan tersebut melibatkan pisau dan senjata tajam lainnya. Akibat kejadian itu, tujuh personel dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka. Namun, rincian mengenai identitas korban serta penyebab pasti bentrokan belum dikonfirmasi secara independen.

Baca: Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Menghadapi Iran

Masa Penugasan Kapal Jadi Sorotan

USS Abraham Lincoln diketahui tengah menjalankan operasi di Samudra Hindia. Kapal induk tersebut dilaporkan telah menjalani penugasan selama 263 hari, termasuk 208 hari berturut-turut berada di laut.

Baca: Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026

Kapal itu sempat melakukan persinggahan singkat di Oman pada Juli 2026. Panjangnya masa operasi tersebut disebut menjadi salah satu yang terlama bagi kapal induk AS pada era modern.

Situasi awak kapal juga menjadi perhatian keluarga. Sekitar 200 anggota keluarga personel USS Abraham Lincoln sebelumnya disebut bertemu dengan pejabat Angkatan Laut AS di San Diego untuk menyampaikan berbagai kekhawatiran, termasuk terkait kesehatan mental, persediaan makanan, dan persoalan lain yang muncul selama penugasan panjang.

Meski laporan mengenai tujuh tentara AS yang tewas telah beredar, status informasi tersebut masih sebatas laporan media dan sumber yang dikutip. Konfirmasi resmi dari Angkatan Laut AS atau CENTCOM menjadi penting untuk memastikan jumlah korban serta kronologi sebenarnya dari insiden di USS Abraham Lincoln. (SM)



Terkait
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lainnya
Nelayan Iran Terdampar di Aceh Dilarang Imigrasi Turun Dari Kapal
Nelayan Iran Terdampar di Aceh Dilarang Imigrasi Turun Dari Kapal
Zakir Naik Berharap Masyarakat Mendengar Penyataannya S
34 Perempuan dan Anak Rohingya Terdampar di Pantai Mala
Malaysia Batalkan Proyek KA Cina
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Persen Mengemuka
Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Persen Mengemuka
Telepon Istana Jadi Awal Suahasil Nazara Menjabat Mente
Kabinet Merah Putih Dirombak, Suahasil Nazara Gantikan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Hukum
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd A Rafiq dan Bos Summarecon
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd A Rafiq dan Bos Summarecon
Golkar Respons Fahd A Rafiq Kena OTT KPK, Tunggu Kejela
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan
Nasional
Syahrul Aidi Fasilitasi Kerjasama Pemprov Riau dengan Jepang: Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi
Syahrul Aidi Fasilitasi Kerjasama Pemprov Riau dengan Jepang: Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi
Gelang Merah, Kuning, Hijau Jadi Penanda Kondisi Korban
Tragedi KMP Virgo Transport 8, DPR Desak Kemenhub Perke
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung