Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan di USS Abraham Lincoln
KANALSUMATERA.com - TEHERAN – Tujuh personel Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan tewas dalam bentrokan yang terjadi di kapal induk USS Abraham Lincoln. Sejumlah personel lainnya disebut mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Kamis (13/08/2026).
Laporan mengenai bentrokan maut itu disampaikan media Iran, Tasnim News Agency, dengan mengutip sumber militer. Hingga kini, informasi mengenai tujuh korban jiwa tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari Angkatan Laut AS maupun Komando Pusat AS (CENTCOM).
Insiden disebut berkaitan dengan meningkatnya keresahan awak kapal akibat masa penugasan USS Abraham Lincoln yang berlangsung sangat lama. Kondisi tersebut sebelumnya juga menjadi perhatian keluarga para personel yang bertugas di kapal induk tersebut.
Baca: Erdogan Soroti Upaya Israel Singkirkan Isu Palestina dari Agenda Global
Kronologi Bentrokan di USS Abraham Lincoln
Berdasarkan laporan yang beredar, persoalan bermula ketika Brad Cooper, penasihat bagi komandan CENTCOM, naik ke USS Abraham Lincoln untuk merespons keluhan awak kapal.
Baca: Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Menghadapi Iran
Keluhan tersebut terutama berkaitan dengan panjangnya masa penugasan kapal induk. Keluarga para awak sebelumnya juga menyampaikan protes dan kekhawatiran mengenai lamanya masa tugas serta kondisi personel selama berada di laut.
Saat memberikan pengarahan kepada para personel, Cooper disebut mendapat sorakan dan lemparan botol air. Situasi kemudian memanas hingga berkembang menjadi perkelahian antarpersonel.
Menurut sumber yang dikutip Tasnim, bentrokan tersebut melibatkan pisau dan senjata tajam lainnya. Akibat kejadian itu, tujuh personel dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka. Namun, rincian mengenai identitas korban serta penyebab pasti bentrokan belum dikonfirmasi secara independen.
Baca: Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Masa Penugasan Kapal Jadi Sorotan
USS Abraham Lincoln diketahui tengah menjalankan operasi di Samudra Hindia. Kapal induk tersebut dilaporkan telah menjalani penugasan selama 263 hari, termasuk 208 hari berturut-turut berada di laut.
Baca: BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Kapal itu sempat melakukan persinggahan singkat di Oman pada Juli 2026. Panjangnya masa operasi tersebut disebut menjadi salah satu yang terlama bagi kapal induk AS pada era modern.
Situasi awak kapal juga menjadi perhatian keluarga. Sekitar 200 anggota keluarga personel USS Abraham Lincoln sebelumnya disebut bertemu dengan pejabat Angkatan Laut AS di San Diego untuk menyampaikan berbagai kekhawatiran, termasuk terkait kesehatan mental, persediaan makanan, dan persoalan lain yang muncul selama penugasan panjang.
Meski laporan mengenai tujuh tentara AS yang tewas telah beredar, status informasi tersebut masih sebatas laporan media dan sumber yang dikutip. Konfirmasi resmi dari Angkatan Laut AS atau CENTCOM menjadi penting untuk memastikan jumlah korban serta kronologi sebenarnya dari insiden di USS Abraham Lincoln. (SM)
