Keluarga Terkaya Ini Sumbang Rp 150 Miliar untuk Minta Maaf

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Maret 2019 07:48:03
Peter Harf

KANALSUMATERA.com - Keluarga terkaya di Jerman, yang memiliki bisnis Krispy Kreme Doughnuts, Panera Bread, Pret a Manger dan bisnis terkemuka lainnya, berencana mendonasikan Rp 150 miliar setelah mendengar bahwa leluhur mereka adalah pengabdi Nazi, di bawah kepemimpinan Adolf Hitler.

Menurut laporan koran Jerman Bild yang dipublikasikan pekan lalu, beberapa dokumen rahasia ditemukan di Jerman, Prancis dan Amerika Serikat yang berisi tentang keterlibatan Albert Riemann Sr. dan Albert Riemann Jr menggunakan warga sipil Rusia dan tawanan perang Prancis sebagai pekerja paksa.

Juru bicara keluarga terkaya ini, Peter Harf yang juga mengelola Riemann's JAB Holding Company menyatakan telah melakukan penyelidikan internal sebagai tindak lanjut dari penemuan Bild dan semua yang terpampang adalah benar, dilansir dari South China Morning Post, Senin (25/03/2019).

"Semua itu benar. Riemann Sr. dan Riemann Jr. bersalah.. mereka masuk penjara," ungkapnya.

Baca: Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM Kanada Tegas Menolak

Sebagai informasi, selain Krispy Kreme Doughnuts dan Pret a Manger, JAB Holding Company yang berbasis di Luksemburg telah mengendalikan saham di Keurig Green Mountain, Peet’s Coffee & Tea, Caribou Coffee Co., Panera Bread dan perusahaan lainnya. Bisnis inilah yang membuatnya menjadi keluarga terkaya di Jerman. Kso



Terkait
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Ketua BKSAP DPR RI Sampaikan Pesan Dukungan Perdamaian
Lainnya
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih dari 1.400 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 392 Orang, Lebih dari 1.400 Masih Hilang
Serangan Bersenjata di Somalia Tewaskan 26 Orang di Hot
100 Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Feri di Irak
Rusia Diselimuti Salju Hitam
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai Publik Berhak Mendapat Kejelasan
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai Publik Berhak Mendapat Kejelasan
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Demokrat hingga PKS B
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I